PENUTURNEWS.ID – Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Wahyu Puji Astutik, menyoroti masih banyaknya masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, yang masih memanfaatkan air dari daerah aliran sungai (DAS) Kahayan yang sudah tercemar.
“Untuk menyikapi kebutuhan air bersih masyarakat, Pemkab Pulang Pisau perlu menambah kegiatan pembuatan sumur bor,” kata Puji Astutik, Srikandi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Pemilihan (Dapil) 1, dikomfirmasi wartawan, Selasa (17/3/2026).
Puji Astutik mengaku jika saat ini masih banyak masyarakat yang menggunakan air yang bersumber dari DAS Kahayan, padahal air tersebut sudah tercemar limbah, baik itu limbah bekas penambur dan lainnya.
“Kita berharap, kegiatan sumur bor itu dalam tiap tahunnya, harus diusulkan, khususnya didaerah-daerah yang kesulitan air bersih,” ujarnya.
Selain sumur bor, Puji Astutik juga mengusulkan pembangunan MCK pada daerah-daerah yang masyarakatnya masih belum memiliki MCK, khususnya masyarakat yang tinggal didaerah pinggir DAS Kahayan.
“Karena keberadaan MCK ini juga menjadi kebutuhan bagi masyarakat. Kita akan terus mengusulkan program sumur bor untuk air bersih dan MCK umum, khususnya daerah yang masyarakatnya masih belum memiliki MCK seperti yang tinggal di daerah sungai kahayan,” ujarnya.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[lex/red]










Komentar ditutup.