PENUTURNEWS.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunung Mas menggelar aksi nyata di wilayah Kecamatan Tewah, pada Senin sore, 20 April 2026. Hal ini, untuk menanggapi keresahan masyarakat terkait gangguan kebisingan dan keselamatan di jalan raya.
Fokus utama petugas adalah melakukan penertiban terhadap penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong yang selama ini dikeluhkan warga karena suaranya yang memekakkan telinga.
“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat melalui media sosial di Kecamatan Tewah yang merasa terganggu dengan aksi balap liar dan kebisingan knalpot tidak standar. Hari ini, kami hadir untuk memastikan bahwa jalan raya adalah tempat yang aman bagi semua orang, bukan arena balapan yang membahayakan,” ujar Kasatlantas Polres Gunung Mas Iptu Eko Erry Setiawan, S.H., M.H., Selasa (21/4/2026).
Penertiban ini, katanya, merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., untuk merespons cepat setiap keluhan masyarakat. Petugas mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas, memberikan edukasi kepada pemuda yang berkumpul agar tidak memodifikasi kendaraan yang melanggar aturan teknis.
Hasil dari kegiatan ini sangat signifikan, di mana situasi di sepanjang Jalan Perintis kini jauh lebih tenang dan tertib. Kehadiran seragam cokelat di lapangan berhasil meredam niat para oknum yang kerap melakukan aksi kebut-kebutan, sehingga arus lalu lintas kembali normal dan nyaman bagi pengguna jalan lain.
Masyarakat pun memberikan apresiasi positif atas gerak cepat kepolisian yang dinilai sangat peduli terhadap ketenangan lingkungan mereka. Satlantas Polres Gunung Mas berkomitmen akan terus melakukan patroli rutin secara berkala guna memastikan tidak ada lagi aksi balap liar yang meresahkan di wilayah hukum Kabupaten Gunung Mas.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/red]










Komentar ditutup.