PENUTURNEWS.ID – Bagi pelaku pencurian maupun bandar narkoba, bersiaplah. Polda Kalimantan Tengah memastikan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Sepanjang Semester I Tahun 2026, ratusan kasus tindak pidana berhasil diungkap, mulai dari kejahatan 3C hingga peredaran narkotika.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Senin (29/6/2026). Kegiatan dipimpin Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat, didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Slamet Ady Purnomo serta Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Dodo Hendro Kusuma.
Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan, konferensi pers tersebut merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat mengenai hasil kerja jajaran kepolisian dalam memberantas kejahatan selama Januari hingga Juni 2026.
“Press release hari ini merupakan bentuk transparansi Polda Kalimantan Tengah kepada masyarakat terkait hasil pengungkapan tindak pidana 3C dan penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap jajaran selama Semester I Tahun 2026,” ujarnya.
Selama enam bulan pertama tahun ini, jajaran Polda Kalteng berhasil mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan narkotika dengan ratusan tersangka yang diamankan. Polisi juga menyita berbagai jenis barang bukti narkotika yang diduga akan diedarkan di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.
Di bidang kriminal umum, pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C) juga menunjukkan hasil yang signifikan. Sebagian besar perkara berhasil diungkap melalui sinergi Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama seluruh satuan kewilayahan.
Menurut Budi, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel kepolisian, mulai dari proses penyelidikan, penyidikan hingga penindakan di lapangan. Namun, ia menegaskan perang melawan kejahatan belum selesai.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan, baik kejahatan konvensional maupun peredaran narkotika. Seluruh jajaran akan terus melakukan penindakan secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ke depan, Polda Kalimantan Tengah akan semakin mengintensifkan patroli, memperkuat kemampuan penyelidikan, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menekan angka kriminalitas di seluruh wilayah.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Slamet Ady Purnomo mengungkapkan, sejumlah kasus besar peredaran narkotika berhasil digagalkan selama Semester I 2026. Pengungkapan tersebut dinilai berhasil menyelamatkan banyak masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Di sisi lain, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Dodo Hendro Kusuma menyebut pencurian dengan pemberatan masih menjadi jenis kejahatan yang paling dominan terjadi di Kalimantan Tengah. Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sistem keamanan lingkungan, serta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Polda Kalimantan Tengah memastikan komitmennya tetap sama: mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan, menjaga situasi keamanan tetap kondusif, serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/red]










Komentar ditutup.