PENUTURNEWS.ID – Tak ada keributan, tak ada antrean panjang, apalagi saling berebut. Yang terlihat di Kantor Desa Tumbang Lampahung, Kecamatan Kurun, Senin (13/7/2026), justru suasana hangat penuh kekeluargaan saat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya.
Yang menarik, penyaluran kali ini tak sekadar membagikan bantuan. Aparat desa bersama jajaran Polsek Kurun menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan tertib, humanis, bahkan menyentuh hati.
BLT-DD yang disalurkan merupakan rapelan Tahap VI dan Tahap VII untuk periode Juni dan Juli 2026, dengan nilai Rp600.000 bagi setiap keluarga penerima manfaat. Langkah percepatan ini diambil agar bantuan dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dan menopang ekonomi keluarga.
Sejak kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, suasana berlangsung aman dan kondusif di bawah pengamanan Bhabinkamtibmas Desa Tumbang Lampahung Brigpol Kahayan Taro bersama Brigpol Paisal Tanjung. Keduanya tak hanya berjaga, tetapi juga aktif membantu warga dan mendampingi proses penyaluran dari awal hingga selesai.
PS Kapolsek Kurun Ipda Dhafi Kurnia Yudistira, mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengawalan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan seluruh program pemerintah berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Kehadiran personel kami di lapangan adalah wujud nyata pengabdian dan perlindungan Polri kepada masyarakat. Kami akan terus mengawal setiap program pemerintah agar berjalan aman, transparan, dan tepat sasaran,” tegas Ipda Dhafi.
Di tengah kegiatan, Kepala Desa Tumbang Lampahung juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan jadwal penyaluran BLT. Namun ia memastikan, keterlambatan tersebut tidak akan mengurangi hak warga.
Justru di sinilah letak sisi humanis pelayanan pemerintah desa. Dari tujuh penerima bantuan, hanya empat orang yang dapat hadir langsung di lokasi. Alih-alih meminta warga datang kembali, pemerintah desa memilih mendatangi mereka.
Dana BLT bagi penerima yang berhalangan hadir dipastikan akan diantar langsung ke rumah masing-masing melalui sistem door to door, sehingga tidak ada satu pun warga yang kehilangan haknya hanya karena tidak bisa hadir saat penyaluran berlangsung.
Penerima BLT-DD tahun 2026 di Desa Tumbang Lampahung tercatat sebanyak tujuh orang, yakni Bangkit Dermawan, Neneh, Ehvie, Agau Sukah, Hardes, Linde, dan Ratna Purbawanti. Seluruh nama tersebut telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), serta seluruh perangkat desa yang turut memastikan proses penyaluran berlangsung tertib dan transparan.
Tak hanya mengawal keamanan, Brigpol Kahayan Taro juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengimbau agar dana bantuan digunakan secara bijaksana, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan anak, dan keperluan keluarga yang benar-benar mendesak.
Sinergi antara pemerintah desa, Polsek Kurun, dan masyarakat dalam penyaluran BLT-DD ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak selalu identik dengan birokrasi yang rumit. Ketika semua pihak bekerja dengan hati, bantuan bukan sekadar berpindah tangan, tetapi benar-benar menghadirkan rasa aman, keadilan, dan kepedulian hingga ke pelosok desa.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.