PENUTURNEWS.ID – Jangan bayangkan polisi datang ke sekolah hanya untuk razia atau mengejar pelanggar. Kali ini, kehadiran jajaran Polres Gunung Mas justru membawa misi yang jauh lebih besar: menyelamatkan masa depan generasi muda sebelum mereka terjerumus ke jalan yang salah.
Semangat itulah yang dibawa Wakapolres Gunung Mas, Kompol Indras Purwoko, S.H., saat menjadi pembicara dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Madrasah Nurul Yaqin, Kuala Kurun, Rabu (15/7/2026).
Sejak pukul 09.00 WIB, puluhan siswa baru tampak antusias mengikuti pembekalan yang tidak sekadar berisi ceramah formal. Mereka diajak memahami bagaimana kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga narkoba dapat menjadi “jebakan” yang menghancurkan cita-cita sebelum sempat diwujudkan.
Kehadiran Wakapolres merupakan mandat langsung dari Kapolres Gunung Mas sebagai bentuk komitmen Polri yang tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga aktif melakukan langkah pencegahan sejak dini.
Dalam penyampaiannya, Kompol Indras Purwoko mengingatkan bahwa masa remaja merupakan fase penentu arah kehidupan. Salah memilih teman, salah mengambil keputusan, bahkan sekadar ikut-ikutan, bisa menjadi awal dari penyesalan yang panjang.
“Kalian adalah aset berharga dan calon pemimpin masa depan bangsa. Jangan biarkan masa muda hancur hanya karena ikut-ikutan kenakalan remaja, apalagi sampai tersentuh narkoba. Jadilah generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia,” pesannya.
Menurutnya, narkoba tidak pernah menawarkan masa depan. Yang dijanjikan hanya kenikmatan sesaat, tetapi berujung pada kehancuran kesehatan, keluarga, pendidikan, hingga masa depan.
Karena itu, momentum MPLS dipilih sebagai waktu yang tepat untuk menanamkan karakter disiplin sekaligus membangun kesadaran hukum sejak hari pertama para siswa menginjakkan kaki di lingkungan sekolah.
Menariknya, suasana penyuluhan berlangsung santai dan penuh interaksi. Wakapolres tidak hanya berbicara di depan kelas, tetapi juga membuka ruang dialog sehingga para siswa berani bertanya dan menyampaikan pendapat. Pendekatan humanis tersebut membuat sosok polisi terasa lebih dekat sebagai sahabat sekaligus pelindung masyarakat.
Para pelajar juga diajak mengisi masa muda dengan kegiatan positif melalui berbagai aktivitas ekstrakurikuler, olahraga, seni, maupun pendalaman ilmu agama sebagai benteng menghadapi pengaruh negatif lingkungan.
Sinergi antara Polres Gunung Mas dan Madrasah Nurul Yaqin pun mendapat apresiasi dari para tenaga pendidik. Kolaborasi seperti ini dinilai menjadi investasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan memiliki kesadaran hukum.
Pesan yang dibawa Polres Gunung Mas sederhana namun tegas: masa depan bukan rusak karena tidak punya mimpi, melainkan karena salah memilih jalan. Sebelum narkoba dan kenakalan remaja datang mengetuk, polisi memilih datang lebih dulu membawa peringatan.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.