PENUTURNEWS.ID, – Rumput boleh tumbuh liar, tetapi semangat gotong royong warga Desa Pematang Limau jauh lebih cepat bergerak. Tanpa menunggu keluhan menumpuk, Babinsa Koramil 1018-01/Sepang bersama pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan, Senin (3/8/2026).
Aksi gotong royong itu difokuskan pada pembersihan bahu jalan, saluran drainase (parit), serta halaman di lingkungan desa yang mulai dipenuhi rumput dan semak belukar.
Di tengah teriknya matahari, cangkul, sabit, dan mesin pemotong rumput lebih sibuk “berbicara” dibandingkan kata-kata. Warga dari berbagai kalangan terlihat kompak bekerja, sementara mahasiswa KKN ikut larut dalam semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas kehidupan desa.
Babinsa Koramil 1018-01/Sepang, Serma Siswanto mewakili Danramil, mengatakan kegiatan karya bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.
“Kerja bakti ini kami lakukan karena kondisi parit dan bahu jalan di Desa Pematang Limau mulai menyempit akibat ditumbuhi rumput dan semak. Jika dibiarkan, selain mengganggu kenyamanan, juga dapat menghambat aliran air saat musim hujan,” jelas Serma Siswanto.
Menurutnya, budaya gotong royong harus terus dipertahankan karena menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar tanpa harus selalu bergantung pada pihak lain.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Pematang Limau. Kepala Desa menyampaikan terima kasih kepada Babinsa yang dinilai selalu aktif mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Ia menilai kehadiran Babinsa bukan hanya memberikan arahan, tetapi juga menjadi teladan karena ikut bekerja bersama warga sejak awal hingga kegiatan selesai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif bersama masyarakat. Berkat kerja sama ini, parit dan bahu jalan kembali bersih serta rapi. Warga pun terlihat antusias karena Babinsa tidak hanya mengajak, tetapi juga ikut bekerja bersama mereka,” ungkapnya.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Kehadiran mahasiswa KKN, pemerintah desa, BPD, dan warga juga menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Bagi Koramil 1018-01/Sepang, karya bakti bukan sekadar membersihkan rumput atau mengangkat lumpur dari parit. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi cara sederhana untuk merawat semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat desa. Sebab lingkungan yang bersih tidak lahir dari satu orang, melainkan dari banyak tangan yang mau bergerak bersama.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Pendim/Red]










Komentar ditutup.