PENUTURNEWS.ID, – Jangan bayangkan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) selalu identik dengan baris-berbaris atau latihan fisik. Di Kabupaten Gunung Mas, lima Taruna Bhakti Akpol Tahun Anggaran 2026 justru turun ke ruang kelas, bermain, berdialog, hingga berbagi semangat kepada para siswa. Misi mereka bukan mengejar pelaku kejahatan, melainkan membentuk generasi muda yang berkarakter.
Suasana berbeda itu terlihat di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 54 Gunung Mas, Senin (3/8/2026). Didampingi personel Polres Gunung Mas, para taruna berinteraksi langsung dengan siswa melalui berbagai kegiatan edukatif yang dikemas santai, komunikatif, dan penuh keakraban.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan apel pagi, kemudian dilanjutkan makan bersama serta konsolidasi dengan pihak sekolah. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh agenda berjalan tertib sebelum para taruna bertemu dengan para siswa.
Memasuki sesi utama, lima Taruna Bhakti Akpol memperkenalkan diri di hadapan para siswa. Namun, perkenalan kali ini tidak berlangsung kaku. Suasana kelas justru dibuat cair melalui berbagai permainan ice breaking yang mengundang tawa dan antusiasme para peserta.
Es mencair, rasa canggung pun perlahan hilang. Dari sinilah komunikasi mulai terbangun. Para siswa terlihat lebih percaya diri untuk berdialog, sementara para taruna mampu menyampaikan materi dengan cara yang lebih mudah diterima.
Setelah suasana semakin akrab, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi bertajuk “Pembentukan Karakter dan Kepribadian”. Dalam sesi tersebut, para taruna mengajak siswa memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, kejujuran, serta sikap saling menghormati sebagai bekal menghadapi masa depan.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., melalui KBO Satbinmas Polres Gunung Mas, IPDA Sabar Hari, S., mengatakan kegiatan Taruna Bhakti tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi para taruna, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
“Kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang positif antara Taruna Bhakti Akpol dengan para siswa. Melalui perkenalan, ice breaking, dan materi pembentukan karakter serta kepribadian, kami berharap kegiatan dapat berlangsung komunikatif dan memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi para siswa,” ujar IPDA Sabar Hari saat dikonfirmasi PS Kasihumas Polres Gunung Mas, IPDA Abner, S.Sos.
Ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan sengaja mengedepankan komunikasi yang humanis agar materi tidak hanya didengar, tetapi juga dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh Taruna Bhakti Akpol yang dijadwalkan mengikuti kegiatan hadir lengkap. Mereka didampingi seorang personel Paping Akpol, Bhabinkamtibmas Polsek Kurun, serta personel Bag SDM Polres Gunung Mas yang bertugas sebagai administrator kegiatan.
Sebelum agenda dimulai, koordinasi intensif juga dilakukan bersama pihak sekolah guna menyelaraskan seluruh rangkaian kegiatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap sesi berlangsung sesuai jadwal dan tujuan yang telah direncanakan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (ISHOMA). Seluruh agenda pagi terlaksana dengan tertib, mulai dari apel, koordinasi, perkenalan, permainan edukatif, hingga pembekalan karakter kepada para siswa.
Melalui Program Taruna Bhakti Akpol Tahun Anggaran 2026, Polres Gunung Mas ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak hanya identik dengan penegakan hukum. Lebih dari itu, kepolisian juga hadir sebagai mitra pendidikan yang ikut menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.