PENUTURNEWS.ID – Malam di Kota Kuala Kurun seharusnya menjadi waktu untuk pulang, beristirahat, atau sekadar ngopi santai. Bukan malah berubah menjadi arena balap dadakan dengan suara knalpot yang bikin telinga ikut “senam”.
Karena itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunung Mas turun melakukan patroli malam, Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Sasarannya jelas: mengantisipasi kejahatan jalanan, balapan liar, kendaraan dengan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, sekaligus mencegah kecelakaan lalu lintas.
Patroli ini bukan sekadar keliling kota sambil melihat-lihat suasana malam. Personel menyambangi sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun pelanggaran lalu lintas di kawasan Kuala Kurun.
Patroli dipimpin Kasatlantas Polres Gunung Mas Iptu Eko Erry Setiawan, S.H., M.H., bersama KBO Satlantas Ipda Agustri, S.H., para Kanit Satlantas, serta personel Satlantas Polres Gunung Mas.
Kehadiran polisi di lapangan diarahkan untuk mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga. Termasuk balapan liar yang kadang muncul ketika jalan mulai lengang dan suasana malam dianggap sebagai “sirkuit gratis”.
Petugas pun memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan balapan liar. Sebab, jalan raya bukan lintasan MotoGP dan pengguna jalan lainnya tentu tidak pernah mendaftar sebagai penonton.
Selain balapan liar, polisi juga membidik penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Hasilnya, satu unit sepeda motor diamankan karena menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasatlantas Polres Gunung Mas Iptu Eko Erry Setiawan, mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Pupita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menegaskan bahwa patroli malam tersebut tidak semata-mata mengedepankan penindakan.
Menurutnya, pencegahan dan edukasi tetap menjadi bagian penting agar masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan bukan perkara sepele.
“Patroli ini kami laksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya untuk mencegah gangguan kamtibmas, balapan liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta potensi kecelakaan lalu lintas. Kami juga terus mengedepankan pendekatan yang humanis melalui edukasi dan imbauan kepada masyarakat,” ujar Iptu Eko saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Minggu (9/8/2026) pagi.
Tak hanya soal balapan dan knalpot, petugas juga memberikan sosialisasi terkait penggunaan kendaraan bermotor, terutama bagi anak di bawah umur.
Pesannya sederhana: kalau belum cukup umur dan belum memiliki kemampuan serta kelengkapan yang dipersyaratkan, jangan buru-buru membawa kendaraan ke jalan raya. Sebab, jalan umum bukan tempat untuk belajar menjadi pembalap.
Dari patroli tersebut, personel berhasil mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan sejumlah pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).
Polisi juga memastikan situasi di seputaran Kota Kuala Kurun tetap kondusif, sekaligus memberikan pesan kepada mereka yang mungkin berniat menjadikan jalan raya sebagai arena adu kecepatan: malam boleh panjang, tetapi jangan sampai akal sehat ikut pulang.
“Keamanan dan keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga situasi tetap aman dan tertib, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tambah Iptu Eko.
Polres Gunung Mas memastikan kegiatan patroli dan edukasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Harapannya, sinergi polisi dan masyarakat semakin kuat sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Sebab, pada akhirnya, jalan raya adalah milik bersama. Bukan sirkuit, bukan panggung pamer knalpot, dan bukan tempat menguji siapa yang paling nekat.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.