PENUTURNEWS.ID – Kalau biasanya polisi sibuk mengatur lalu lintas atau menjaga keamanan, Kamis (13/8/2026) sore, Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., punya “misi” berbeda, membagikan masker gratis.
Bukan di ruang rapat, bukan pula di balik meja kantor. Kapolres turun langsung ke Taman Kota Kuala Kurun, menyambangi pengguna jalan dan pedagang yang beraktivitas di sekitar Jalan Sangkurun.
Sekitar pukul 17.00 WIB, bersama personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokes) Polres Gunung Mas serta Karang Taruna Kuala Kurun, Kapolres membagikan masker satu per satu kepada masyarakat.
Langkah sederhana, tetapi cukup relevan. Musim kemarau panjang membuat debu dan kondisi udara menjadi perhatian, terutama bagi warga yang setiap hari beraktivitas di ruang terbuka.
Para pedagang menjadi salah satu sasaran utama. Maklum, mereka tidak punya pilihan untuk “WFH” dari lapak dagangannya. Seharian berada di ruang terbuka membuat perlindungan kesehatan menjadi sesuatu yang tidak boleh dianggap sepele.
Pengguna jalan yang melintas di kawasan Taman Kota Kuala Kurun juga ikut menerima masker secara cuma-cuma.
Kapolres Gunung Mas mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya soal keamanan dan ketertiban. Ada sisi lain yang juga perlu disentuh, termasuk kepedulian terhadap kesehatan warga.
“Musim kemarau yang cukup panjang membuat kita perlu meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Melalui pembagian masker ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan diri saat beraktivitas di luar rumah,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Jumat (14/8/2026) siang.
Menurutnya, masker memang bukan barang mewah. Namun, di tengah kondisi lingkungan yang kering dan berdebu, benda sederhana itu bisa menjadi salah satu langkah untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan udara yang kurang baik.
Terlebih, musim kemarau juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai terkait gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pola pendekatan kepolisian yang tidak melulu formal. Kapolres, Sidokes dan Karang Taruna berbaur langsung dengan warga, membagikan masker sembari menyampaikan pesan agar masyarakat tidak mengabaikan kesehatan.
Kolaborasi dengan Karang Taruna juga membuat kegiatan terasa lebih dekat dengan warga. Sementara keterlibatan Sidokes memberikan sentuhan kesehatan dalam aksi sosial tersebut.
Bagi pedagang dan pengguna jalan, mungkin yang diterima hanya selembar masker. Namun pesan yang dibawa cukup jelas: musim kemarau boleh datang, debu boleh beterbangan, tetapi menjaga kesehatan jangan sampai ikut “terbang”.
Polres Gunung Mas berharap kegiatan sederhana semacam ini dapat terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kehadiran polisi pun diharapkan tidak hanya terasa ketika ada persoalan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan kepedulian.
Sebab, pada akhirnya, menjaga keamanan bukan hanya memastikan jalan tetap tertib dan lingkungan tetap kondusif. Menjaga kesehatan dan membangun kedekatan dengan warga juga bagian dari cara polisi hadir di tengah masyarakat.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.