PENUTURNEWS.ID – Api boleh dilawan, tetapi keselamatan personel jangan sampai dilupakan. Pesan itu menjadi perhatian Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., saat turun langsung meninjau lokasi kebakaran di KM 10 Jalan Lintas Penghubung Kecamatan Tewah–Kecamatan Kurun, Rabu (19/8/2026).
Kapolres tiba sekitar pukul 15.30 WIB ketika personel gabungan masih berjibaku melakukan penanganan di lokasi. Kedatangannya bukan sekadar melihat dari jauh, tetapi memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus mengecek pelaksanaan tugas personel.
Di tengah situasi tersebut, Kapolres juga memberikan perhatian kepada para personel yang tengah bekerja menangani kebakaran.
Penanganan di lokasi dipimpin Kasat Samapta Polres Gunung Mas AKP A. Agung Gede Raka Sumiartha selaku perwira pengendali. Bersama Piket Pamapta dan piket fungsi Polres Gunung Mas, ia mengoordinasikan penanganan bersama personel TNI, BPBD, Damkar, serta unsur terkait lainnya.
Kolaborasi lintas instansi itu menjadi kunci dalam menghadapi titik kebakaran di jalur Tewah–Kurun. Masing-masing unsur bergerak sesuai tugas dan kewenangannya, sementara koordinasi terus dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Kapolres Gunung Mas mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap personel yang sedang bertugas sekaligus memastikan penanganan berjalan dengan baik.
“Saya datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan personel dapat menjalankan tugas dengan baik. Yang paling utama, saya mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan selama melakukan penanganan,” ujar AKBP Arum Sari Puspita Dewi saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Kamis (20/8/2026) pagi.
Menurutnya, kondisi di lapangan tidak selalu dapat diprediksi. Karena itu, setiap tindakan harus dilakukan secara terukur, terkoordinasi, dan tetap memperhitungkan keselamatan personel.
“Dalam setiap penanganan, keselamatan personel harus menjadi perhatian utama. Tetap bekerja secara terkoordinasi, saling memperhatikan dan menyesuaikan tindakan dengan kondisi di lapangan,” tegasnya.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi Kapolres untuk melihat perkembangan penanganan secara langsung. Komunikasi dengan perwira pengendali dan unsur terkait dilakukan guna memastikan langkah-langkah yang diambil tetap sesuai dengan situasi terkini.
Di lokasi, personel Polres Gunung Mas bersama TNI, BPBD, Damkar dan unsur lainnya terus melakukan penanganan terhadap titik kebakaran. Sinergi menjadi modal penting karena menghadapi karhutla tidak bisa dilakukan sendirian.
Bagi Kapolres, keberadaan pimpinan di tengah personel juga penting untuk memastikan setiap anggota merasa mendapat dukungan ketika menjalankan tugas di lapangan.
Lokasi kebakaran yang berada di pinggir jalur penghubung Tewah–Kurun, tepatnya sekitar KM 10, menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dan penanganan personel gabungan.
Polres Gunung Mas bersama seluruh unsur terkait pun terus memperkuat koordinasi dalam setiap penanganan karhutla. Sebab, menghadapi api bukan hanya soal seberapa cepat memadamkannya, tetapi juga bagaimana memastikan setiap personel dapat bekerja dengan aman dan terukur.
Api harus dipadamkan, karhutla harus ditangani, tetapi satu hal tidak boleh ikut “terbakar”: keselamatan para petugas.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.