PENUTURNEWS.ID – Api karhutla tidak pernah mengenal kata kompromi. Sekali dibiarkan, asap bisa menjalar, lahan bisa terbakar, dan warga yang akhirnya kena dampaknya. Karena itu, sebelum api berubah menjadi masalah besar, TNI-Polri, BPBD, dan Manggala Agni memilih bergerak lebih dulu.
Pada Rabu (26/8/2026), personel gabungan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Damkar dan Manggala Agni turun langsung melakukan penanganan sekaligus pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Dandim 1018/Gunung Mas Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, S.Sos., M.H.I., menjelaskan, dengan gerak cepat lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya memastikan potensi kebakaran tidak berkembang menjadi kobaran yang sulit dikendalikan. Apalagi, kondisi cuaca yang relatif kering membuat ancaman karhutla masih perlu diwaspadai.
Di lapangan, personel gabungan melakukan pemantauan, penanganan, serta menyisir lokasi yang dinilai memiliki potensi munculnya titik api. Koordinasi antarinstansi terus dilakukan agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.
Bukan Menunggu Api Membesar
“Penanganan karhutla kali ini bukan sekadar datang ketika api sudah membesar. Prinsipnya sederhana: lebih baik capek mengejar titik api kecil daripada kelimpungan mengejar api yang sudah ke mana-mana,” katanya.
Maka ujar dia, dengan sinergi TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni menjadi kekuatan penting dalam menghadapi ancaman karhutla. Selain memadamkan api, personel juga memperkuat langkah pencegahan agar titik-titik rawan tidak berubah menjadi sumber kebakaran baru.
“Untuk itu kita bersama unsur terkait juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” terangnya.
Sebab, urusan karhutla bukan perkara aparat saja. Api mungkin bisa dinyalakan hanya dalam hitungan menit, tetapi dampaknya bisa bertahan jauh lebih lama—mulai dari asap, gangguan kesehatan, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.
Karena itu, masyarakat diminta ikut menjadi mata dan telinga di lingkungan masing-masing. Jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum terlambat.
Api kecil jangan diberi kesempatan menjadi cerita besar.
Dengan sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat, potensi karhutla di Kabupaten Gunung Mas diharapkan dapat ditekan sejak dini. Bukan hanya demi menjaga hutan dan lahan, tetapi juga memastikan udara tetap sehat, aktivitas warga tidak terganggu, dan Gunung Mas tetap aman dari ancaman kebakaran.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Pendim/Red]










Komentar ditutup.