PENUTURNEWS.ID – Pemilihan kepala desa memang belum dimulai, tetapi Desa Rabauh, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, sudah lebih dulu menyiapkan “wasit” yang akan mengawal jalannya pesta demokrasi di tingkat desa.
Persiapan itu ditandai dengan rapat atau musyawarah pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) yang digelar di Aula Kantor Desa Rabauh, Senin (31/8/2026).
Babinsa Koramil 1018-01/Sepang, Serma Siswanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Camat Sepang yang diwakili Sekcam, Kepala Desa Rabauh, Ketua BPD beserta anggota, pendamping desa tingkat kecamatan dan lokal desa, kader desa, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat dan undangan lainnya.
Sedikitnya 27 orang hadir dalam musyawarah tersebut. Mereka duduk bersama membahas satu hal penting: bagaimana membentuk panitia yang nantinya menjadi “penjaga aturan” dalam proses pemilihan kepala desa.
Dalam sambutannya, Serma Siswanto mengingatkan agar pembentukan P2KD tidak dilakukan sekadar untuk memenuhi formalitas. Panitia yang terbentuk harus memahami aturan dan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan pemerintah.
“Musdes pembentukan panitia pemilihan kepala desa (P2KD) diharapkan dapat menentukan panitia yang sesuai dengan peraturan pemerintah,” ujar Serma Siswanto.
Menurutnya, panitia yang dibentuk nantinya memiliki tugas penting dalam mengawal seluruh tahapan pemilihan, termasuk proses administrasi dan seleksi calon kepala desa. Karena itu, anggota panitia harus memahami prosedur serta ketentuan yang berlaku.
“Diharapkan nantinya dapat menyeleksi kontestan anggota panitia yang akan menyeleksi calon kepala desa sesuai prosedur dan administrasi berdasarkan ketentuan peraturan pemerintah,” katanya.
Serma Siswanto juga berharap seluruh tahapan pemilihan kepala desa dapat berlangsung aman, tertib dan lancar, mulai dari proses persiapan hingga penetapan kepala desa terpilih.
“Musdes pembentukan panitia pemilihan kepala desa diharapkan berjalan aman dan lancar selama proses pelaksanaan pemilihan hingga penetapan kepala desa sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.
Musyawarah berlangsung serius namun tetap kondusif. Setelah melalui pembahasan bersama, akhirnya terbentuk tim yang akan bertugas mengawal serta mengawasi jalannya proses pemilihan kepala desa di Desa Rabauh.
Dengan terbentuknya panitia tersebut, setidaknya Desa Rabauh sudah memiliki “wasit” sebelum pertandingan dimulai. Tinggal memastikan seluruh pemain nantinya bermain sesuai aturan, sementara masyarakat menjadi penonton sekaligus pemegang suara yang menentukan siapa yang akan memimpin desa.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Pendim/Red]










Komentar ditutup.