PENUTURNEWS.ID – Berangkat dari rumah untuk mencari rumput, Supardi (41), seorang petani asal Desa Tangkum, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur (Bartim), justru ditemukan tak bernyawa di atas jembatan titian di Desa Batuah, Selasa (13/10/2026) malam.
Kepergian Supardi yang semula untuk mencari pakan ternak berubah menjadi kabar duka. Ia ditemukan dalam posisi tertelungkup setelah keluarga mencarinya lantaran tak kunjung pulang hingga malam.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, membenarkan penemuan jenazah tersebut.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 12.00 WIB, ketika Supardi meninggalkan rumah untuk mencari rumput di kebun milik mertuanya. Lokasi itu memang biasa didatanginya untuk mencari pakan ternak.
Namun, waktu terus berjalan. Hingga pukul 19.00 WIB, Supardi belum juga kembali. Keluarga yang mulai khawatir akhirnya berinisiatif mencari korban ke lokasi tempatnya biasa mencari rumput.
Pencarian itu berujung pada pemandangan yang tak diharapkan. Sekitar pukul 20.00 WIB, Supardi ditemukan tertelungkup di atas jembatan titian dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga dan perangkat desa sebelum dilaporkan ke Polsek Dusun Tengah.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan saksi untuk mengungkap kejadian tersebut.
Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah menemukan luka lecet pada bagian pipi dan dagu korban. Namun, polisi belum memastikan bagaimana luka itu terjadi ataupun apakah berkaitan dengan kematiannya.
“Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah, ditemukan luka lecet pada bagian pipi dan dagu korban. Meski demikian, belum diketahui penyebab luka tersebut maupun apakah berkaitan dengan kematian korban,” ujar AKP Eko Sutrisno.
Keterangan keluarga menyebutkan, Supardi telah lama menderita penyakit komplikasi dan diabetes. Meski begitu, riwayat penyakit tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematiannya.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian, mulai dari pakaian, topi, sandal, bungkus dan puntung rokok, korek gas, sebilah sabit, sebotol air putih, hingga uang tunai Rp1.057.000.
Sabit dan uang lebih dari Rp1 juta ikut diamankan, tetapi bukan itu jawaban utamanya. Polisi masih harus merangkai keterangan saksi, kondisi korban, serta temuan di lokasi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Hingga kini, penyebab kematian Supardi masih belum terungkap. Polisi merencanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penanganan kasus.
AKP Eko Sutrisno mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai kematian korban dan menyerahkan pengungkapan peristiwa tersebut kepada kepolisian.
Berangkat untuk mencari rumput, Supardi justru ditemukan tak bernyawa di jembatan. Apa yang terjadi sebelum ia ditemukan masih menjadi pertanyaan yang menunggu jawaban dari hasil penyelidikan.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[OGN/Red]










Komentar ditutup.