Menu ✖

Barito Timur

Polres Bartim Siaga 24 Jam Tangani Karhutla, Drone Dikerahkan hingga Cairan X-Fire Digunakan

badge-check

Polres Bartim Siaga 24 Jam Tangani Karhutla, Drone Dikerahkan hingga Cairan X-Fire Digunakan Perbesar

PENUTURNEWS.ID – Patroli tanpa henti, pemantauan dari udara menggunakan drone, hingga penggunaan cairan X-Fire menjadi bagian dari langkah Polres Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah kondisi tanggap darurat, kepolisian memperkuat pengawasan di wilayah rawan kebakaran. Tak hanya mengejar percepatan pemadaman, Polres Bartim juga menegaskan penegakan hukum terhadap dugaan pembakaran lahan.

Langkah tersebut disampaikan Kapolres Bartim AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., dalam press release penanganan karhutla di D’Lounge Polres Bartim, Minggu (18/10/2026), yang turut dihadiri para pejabat utama Polres Bartim.

Kapolres menjelaskan, patroli pencegahan dilakukan selama 24 jam dengan melibatkan dua regu dari Polres dan polsek jajaran. Personel juga ditempatkan di sejumlah pos lapangan untuk memantau kondisi wilayah yang rawan terjadi kebakaran.

Drone Pantau Titik Api, X-Fire Dukung Pemadaman

Salah satu langkah yang diperkuat ialah penggunaan drone untuk memantau titik api dari udara. Teknologi tersebut membantu personel melihat kondisi lokasi kebakaran sehingga penanganan dapat segera dilakukan guna mencegah api meluas.

Selain itu, Polres Bartim memanfaatkan cairan X-Fire untuk membantu proses pemadaman agar lebih efektif dan efisien. Distribusi cairan tersebut juga ditujukan untuk mendukung kebutuhan personel yang bertugas di lapangan.

Kapolres bersama pejabat utama turut melakukan pemantauan dan pengendalian karhutla secara langsung. Kesiapan sarana dan prasarana menjadi perhatian agar personel dapat bergerak cepat ketika ditemukan titik api.

“Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan satuan tugas (satgas) kabupaten, Manggala Agni, TNI, serta unsur terkait lainnya,” katanya.

Satu Kasus Pembakaran Lahan Masuk Proses Hukum

Di balik upaya pemadaman dan pencegahan, Polres Bartim juga menyoroti penegakan hukum terhadap dugaan pembakaran lahan.

Kapolres mengungkapkan, terdapat satu laporan polisi terkait peristiwa karhutla dengan pelaku yang tertangkap tangan. Perkara tersebut saat ini masih dalam proses pemberkasan.

Langkah hukum ini menjadi bagian dari upaya mencegah terulangnya kebakaran akibat pembakaran lahan. Masyarakat pun diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

Menurut Kapolres, penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Keterlibatan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan diperlukan agar pencegahan dapat dilakukan sejak dini.

Tak Hanya Tangani Api, Lima Desa Juga Mendapat Bantuan Air

“Di tengah upaya mengendalikan karhutla, Polres Bartim turut menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di lima desa yang membutuhkan pasokan air selama musim kemarau,” ujar Kapolres.

Bantuan tersebut didistribusikan dengan rincian: Desa Mungkur Kandangan: 1.800 liter, Desa Bangkirayen: 1.200 liter, Desa Bantai Karau: 2.400 liter, Desa Dorong: 5.000 liter, dan Desa Mangkarap: 5.000 liter. Total bantuan air bersih yang disalurkan mencapai 15.400 liter.

Penyaluran tersebut menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih di tengah kondisi kemarau.

Polres Bartim juga terus melakukan pemantauan terhadap para pelaku yang telah diproses dalam perkara pembakaran lahan sebagai bagian dari upaya mencegah kejadian serupa.

“Melalui patroli 24 jam, pemantauan menggunakan drone, dukungan cairan X-Fire, penegakan hukum, hingga penyaluran air bersih, Polres Bartim berupaya menekan risiko karhutla sekaligus membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau,” tukasnya.

Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan.

Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :

WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok :

https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

 

[ogn/Red]

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

28 Okt 2026 - 06:36 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

28 Okt 2026 - 06:23 WIB

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

28 Okt 2026 - 02:11 WIB

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Irdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden RI di Gunung Mas, Dandim 1018 Turut Mendampingi

27 Okt 2026 - 06:00 WIB

Irdam XXII/Tambun Bungai Salurkan Bantuan Presiden RI di Gunung Mas, Dandim 1018 Turut Mendampingi
Trending di TNI