PENUTURNEWS.ID, KUALA KURUN – Ada satu pesan yang terdengar sederhana, tetapi mengandung makna besar bagi setiap anggota kepolisian. Seragam dinas memang bisa dilepas setelah jam kerja usai, namun kehormatan dan nama baik institusi Polri tidak pernah boleh ikut ditanggalkan.
Pesan itulah yang ditegaskan Kapolres Gunung Mas, AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., saat memimpin apel pagi jam pimpinan di Lapangan Tantya Sudhirajati, Mapolres Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Senin (27/7/2026) pukul 07.30 WIB.
Apel rutin tersebut diikuti para pejabat utama dan seluruh personel Polres Gunung Mas. Namun pagi itu bukan sekadar agenda seremonial. Kapolres memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan kembali jati diri seorang anggota Polri yang sesungguhnya: menjadi pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat dalam setiap situasi.
Menurut AKBP Arum Sari Puspita Dewi, menjaga marwah institusi bukan hanya dilakukan ketika mengenakan seragam dinas atau berada di lingkungan kantor. Tanggung jawab moral itu melekat selama 24 jam, termasuk ketika anggota berada di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap anggota Polri adalah cerminan institusi. Karena itu, saya mengajak seluruh personel untuk terus menjaga marwah institusi, baik saat menggunakan seragam maupun ketika berada di luar kedinasan. Berikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan, karena kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tegas Kapolres.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa profesionalisme seorang polisi tidak hanya dinilai dari keberhasilannya mengungkap kasus atau menjalankan operasi kepolisian. Sikap santun, etika dalam berinteraksi, hingga perilaku sehari-hari juga menjadi ukuran kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, Kapolres juga meminta seluruh personel untuk terus mengedepankan pendekatan yang humanis. Senyum, sapa, komunikasi yang baik, serta kesediaan membantu masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik.
Bagi AKBP Arum Sari Puspita Dewi, pelayanan kepolisian tidak mengenal batas waktu. Selama masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, maka anggota Polri harus mampu hadir dengan sikap profesional, cepat, ramah, dan penuh empati.
Arahan tersebut menjadi bagian dari pembinaan internal yang terus dilakukan Polres Gunung Mas untuk memperkuat disiplin, integritas, serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Seluruh rangkaian apel berlangsung tertib dan khidmat. Setiap personel mengikuti arahan pimpinan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman utama dalam pelaksanaan tugas.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Gunung Mas berharap seluruh personel mampu menjaga kehormatan institusi, memperkuat sinergi dengan masyarakat, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan dipercaya publik.
Dengan komitmen tersebut, Polres Gunung Mas optimistis dapat terus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Gunung Mas.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/Red]










Komentar ditutup.