PENUTURNEWS.ID – Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., tak ingin sekadar mengenal wilayah dari balik meja. Rabu (12/8/2026), ia turun langsung ke Kecamatan Sepang untuk melihat kondisi wilayah sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Kunjungan kerja ke Polsek Sepang Polres Gunung Mas itu menjadi bagian dari orientasi kewilayahan Kapolres sekaligus upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga perangkat desa.
Kapolres bersama Kabag SDM Kompol Marolop Purba, S.H., dan sejumlah pejabat utama Polres Gunung Mas berangkat dari Mako Polres Gunung Mas sekitar pukul 07.40 WIB. Sekitar pukul 09.30 WIB, rombongan tiba di Polsek Sepang dan disambut Kapolsek Sepang Ipda Purwanto, S.H., bersama unsur Forkopimcam, kepala desa, lurah, damang, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, personel Polsek Sepang dan Bhayangkari Ranting Sepang.
Turut hadir Camat Sepang Sayusdi, S.Pd., M.Pd., Danramil Sepang Kapten Apolo Dermawan, S.H., serta para lurah, damang dan kepala desa dari Kecamatan Sepang dan Mihing Raya.
Kegiatan diawali dengan penyambutan tari-tarian, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Setelah itu, Kapolres menyampaikan arahan yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial, pengecekan kendaraan dinas serta sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), foto bersama dan ramah tamah.
Di hadapan unsur pemerintahan dan masyarakat, AKBP Arum Sari Puspita Dewi menegaskan bahwa situasi keamanan yang kondusif tidak boleh membuat semua pihak lengah.
“Sekondusif apa pun suatu wilayah, pasti tetap ada permasalahannya. Karena itu, kita perlu terus membangun komunikasi dan bekerja sama, baik dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat, maupun keluarga di lingkungan masing-masing,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Kamis (13/8/2026) pagi.
Menurutnya, memahami karakter wilayah menjadi salah satu kunci dalam menjalankan tugas kepolisian. Setiap daerah memiliki karakter, persoalan dan potensi gangguan keamanan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang tepat dan komunikasi yang kuat.
Perhatian khusus juga diberikan Kapolres terhadap persoalan kenakalan remaja, terutama balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
Kapolres menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi. Orang tua dan lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk perilaku anak.
“Anak-anak kita perlu dijaga dan diawasi bersama. Pada usia tertentu, mereka sangat membutuhkan penerimaan dari lingkungan pertemanannya. Karena itu, orang tua memiliki peran penting untuk memberikan pemahaman bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi dan dampak jangka panjang,” katanya.
Tak hanya balap liar, masyarakat juga diingatkan agar bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba, judi online dan pinjaman online. Kapolres mendorong agar edukasi kepada generasi muda dilakukan dengan pendekatan yang baik, komunikasi yang terbuka dan keteladanan di lingkungan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan informasi mengenai rencana penerimaan anggota Polri. Putra-putri daerah yang berminat diminta menunggu informasi resmi yang nantinya disampaikan melalui jajaran Polsek.
Ia menjelaskan, terdapat program penerimaan berbasis keandalan daerah yang membuka peluang bagi putra-putri daerah untuk kembali mengabdi di wilayah asal. Dengan demikian, personel diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat terhadap karakter, budaya dan kondisi masyarakat setempat.
Usai kegiatan bersama unsur masyarakat, Kapolres melanjutkan agenda dengan memberikan arahan kepada personel Polsek Sepang. Arahan tersebut menjadi bagian penting untuk menyamakan langkah sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan tugas di lapangan.
Kunjungan ke Sepang pun bukan sekadar agenda seremonial. Pesan yang dibawa Kapolres cukup jelas: keamanan tidak lahir hanya dari patroli dan penindakan, tetapi juga dari komunikasi yang terbangun sejak dini.
Polres Gunung Mas terus mendorong pola pelayanan kepolisian yang humanis, responsif dan dekat dengan masyarakat. Sinergi bersama pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga keluarga menjadi modal penting untuk mendeteksi persoalan lebih awal, mencegah gangguan kamtibmas dan menjaga Sepang tetap aman serta kondusif.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Man/Red]










Komentar ditutup.