PENUTURNEWS.ID – Malam yang seharusnya tenang, namun mendadak berubah menjadi kepanikan. Pasar dan Posyandu Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, terbakar hebat pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Api menghanguskan bangunan Posyandu, los pasar, warung, serta sejumlah barang di dalamnya. Warga yang mendengar teriakan kemudian melihat kobaran api membesar di kawasan tersebut.
Kepala Pasar Desa Bambulung yang menjadi pelapor segera meminta bantuan warga. Petugas pemadam kebakaran pun tiba dan berjibaku memadamkan api hingga berhasil dikendalikan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Hengky Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut.
Kasat Reskrim yang disampaikan melalui Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., mengatakan polisi telah melakukan penanganan awal dengan mendatangi lokasi, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.
“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” jelasnya.
Dari pemeriksaan awal, bangunan yang terbakar diketahui merupakan bangunan lama dengan material utama kayu. Kondisi tersebut turut didalami penyidik.
Sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain logam besi/KWH yang hangus terbakar, dua kompor merek Rinnai dua tungku, satu meter selang kompor gas, satu tungku kompor, dan tiga centong.
Polisi masih mencocokkan keterangan saksi dengan barang bukti yang ditemukan di lokasi. Hingga kini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai pelaku.
“Penyidik akan melakukan gelar perkara dan melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta mengungkap apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana,” tambahnya.
Kasus ini masih bergulir. Pasar dan Posyandu telah terbakar, tetapi penyebabnya masih belum bisa dipastikan. Polisi masih mengumpulkan fakta untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Ogn/Red]










Komentar ditutup.