PENUTURNEWS.ID – Bukan hanya soal perundungan yang menjadi perhatian Polres Gunung Mas saat menyambangi SD–SMP Katolik Santo Yosep Kuala Kurun, Selasa (20/10/2026). Di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kepolisian juga menyerahkan bantuan oksigen dan masker untuk mendukung kesehatan warga sekolah.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB itu diisi edukasi interaktif mengenai bullying sekaligus dialog terbuka untuk mendengar keluhan dan persoalan yang dihadapi pihak sekolah.
Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., hadir bersama KBO Satbinmas Ipda Sabar Hari Siswanto, personel Satbinmas, serta personel Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Gunung Mas.
Dalam sesi edukasi, siswa diajak memahami bahwa perundungan bukan sekadar persoalan mengejek teman. Perilaku mengintimidasi maupun menyakiti orang lain dapat berdampak terhadap kondisi psikologis korban hingga mengganggu proses belajar.
Karena itu, siswa didorong untuk membangun sikap saling menghormati, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta berani menyampaikan kejadian perundungan kepada pihak yang tepat.
Namun, kunjungan tersebut tidak berhenti pada edukasi. Polres Gunung Mas juga membuka ruang dialog dengan pihak sekolah untuk mendengarkan dan mencatat berbagai keluhan yang membutuhkan perhatian serta tindak lanjut sesuai kewenangan.
Di tengah ancaman kabut asap, perhatian terhadap kesehatan siswa turut menjadi sorotan.
Polres Gunung Mas menyerahkan bantuan oksigen dan masker kepada kepala sekolah untuk mendukung kebutuhan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan guru dan siswa yang beraktivitas di tengah dampak kabut asap karhutla.
Kondisi tersebut menjadi perhatian tersendiri karena sejumlah sekolah di Kabupaten Gunung Mas sedang melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat dampak asap.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mendukung kesehatan peserta didik.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah perundungan di lingkungan sekolah, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta tidak ragu menyampaikan keluhan atau permasalahan agar dapat didengar dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Gunung Mas berharap komunikasi antara kepolisian dan pihak sekolah semakin terbuka. Upaya pencegahan bullying, penanganan keluhan, serta perhatian terhadap kesehatan siswa di tengah kabut asap diharapkan dapat berjalan beriringan demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman.
Mau tau perkembang kabar setiap hari, saran kami ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di :
WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.