Jasad diduga pelaku pembunuhan ini tewas, setelah diamuk massa dan dijaga ketat aparat Polisi di rumah sakit setempat,Selasa (18/2/2025). Inzet : terduga pelaku saat diamuk masa di perahu.
PONTIANAK, PENUTURNEWS.ID – Warga Kabupaten Sambas berinisial H diduga kuat pelaku pembunuhan warga dari Desa Beringin, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, akhirnya tewas alias meninggal dunia.
Pasalnya, ia sempat ditangkap dan menjadi koran bulan-bulanan amukan massa di saat perahu warga bahkan saat petugas dari Polres Kapuas Hulu, yang datang meleraipun H ini juga diduga masih mendapat pemukulan, pada Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Dimana, diduga pelaku ini sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau dalam kondisi kritis, sebelumnya pelaku pembunuhan tersebut diamuk massa sehingga kondisinya sekarat dan iapun tewas.
Saat dikomfirmasi Humas Polres Kapuas Hulu, AKP Dony membenarkan bahwa diduga pelaku pembunuhan itu sempat menjalani perawatan medis, namun sekitar pukul tiga sore atau 15.00 WIB, pelaku ini dinyatakan meninggal dunia.
“Terduga pelaku yang tadi masih kritis, dan pada jam 15.12 WIB telah meninggal dunia di rumah sakit,” kata AKP Dony, yang dilansir dari Pontianak Post.com
Baca Juga : Pentingnya Upaya Pencegahan Banjir Di Masa Mendatang
Sebelumnya, pelaku ini diketahui diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap Jamaludin warga Desa Beringin, yang mayatnya ditemukan oleh warga di gedung serbaguna Desa Beringin, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (17/2/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.
Warga Kecamatan Bunut Hulu Ahmad Yani menerangkan, saat di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan KTP diduga milik pelaku yang tercecer saat menjalankan aksinya.
“Jika dilihat dari kondisi korban, seperti dia dibunuh dengan parang milik korban,” kata Yani.
Dijelaskannya, KTP tersebut atas nama H, kelahiran Kabupaten Sambas yang berdomisili di Kabupaten Sintang. Hingga saat ini, pria itu belum ditangkap. untuk sementara belum diketahui apa motif terjadinya pembunuhan tersebut.
“Saya lihat pembunuhan ini seperti sabotase,” ujar Yani.
Sementara awak media mengkomfirmasi, Kapolsek Bunut Hulu Ipda Hermansyah membenarkan adanya kejadian dugaan pembunuhan di wilayah hukumnya.
“Kita sudah mengamankan TKP. Saat ini masih menunggu dari Inafis Polres Kapuas Hulu. Sampai hari ini juga dugaan pelaku ini kita suda berusaha menangkap,” pungkas Hermansyah. (F-Red)










Komentar ditutup.