Proses evakuasi pria berinisial M yang nekat melakukan percobaan bunuh diri Jalan Bukit Palangka Ujung, tepatnya di simpang Jalan Gurame Ujung, Kota Palangka Raya, Kamis (17/4/2025). [Foto : Ist]
PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Diduga sering cek cok dengan istrinya, seorang pria paruh baya melakukan aksi nekat dengan percobaan bunuh diri (budir) dengan cara menenggak cairan pembunuh serangga, pada Kamis (17/4/2025).
Aksi pria berinisial M (58) tersebut dilakukan di Jalan Bukit Palangka Ujung, tepatnya di simpang Jalan Gurame Ujung, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Diskarmat Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, bahwa timnya menerima laporan dari masyarakat dan Babinsa mengenai seorang warga yang mencoba bunuh diri dan membutuhkan evakuasi darurat.
“Kami menerima laporan bahwa ada seorang warga yang melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan pembunuh serangga. Saat kami tiba di lokasi, korban masih dalam kondisi sadar dan bisa berbicara namun kondisinya lemas,” ujarnya, Sabtu (19/4/2025).
Baca Lagi :
Bayi Perempuan, Ditemukan di Teras Masjid Kota Palangka Raya
Satpol PP Gumas Turun Lapangan Awasi Perizinan termasuk NIB
Petugas lantas segera mengevakuasi pria yang berkeseharian sebagai petani itu ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, AKP Rian Permana mengungkapkan, menjelaskan tentang kejadian ini berawal pada saat tetangga korban melihat korban berlari menuju kebun pohon karet yang berlokasi tidak jauh dari rumah korban.
“Yang bersangkutan terlihat membawa sebotol racun serangga sembari marah-marah. Merasa khawatir, para tetangga kemudian mengejar korban,” kata Rian.
Namun, secara tiba-tiba korban ini langsung meminum racun serangga yang membuat korban seketika tergeletak di bawah pohon karet.
“Warga yang melihat itu lantas ketakutan dan kemudian meminta pertolongan Babinsa dan Damkar,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, sebelumnya diketahui korban kerap berkelahi cekcok adu mulut bersama istrinya, bahkan korban juga kerap mengancam hendak bunuh diri.
Puncaknya, korban mendatangi kediaman istrinya di Jalan Tjilik Riwut kilometer 14 dan membawa salah satu anaknya yang masih balita ke rumah nya di Jalan Gurame.
“Tidak terima dengan aksi itu, istrinya kemudian mendatangi korban untuk mengambil kembali anaknya dari tangan korban, sehingga menimbulkan cekcok antar keduanya,” katanya.
Saat ini M menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara atas perbuatan yang merugikan dirinya sendiri.
Sementara itu, Kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan hal-hal merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Baca Lagi : Gubernur Kalteng, Komitmen Atasi Kemiskinan dan Ketimpangan
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[red]










Komentar ditutup.