PULANG PISAU, Penuturnews.id – Sempat menggerkan warga di Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng. Insiden tragis yang dialami seorang nenek berinisial P berusia 67 tahun hingga merenggut nyawanya.
Lantaran, cucunya SR (21) yang sudah menjadi ibu rumah tangga ini, sakit hati dan kecewa karena tidak dibelikan kalung, sehingga ia diduga tega menghabisi nyawa nenek kandung dirumah neneknya juga, Kamis (4/9/2025) sekira pukul 12.30 WIB.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, melalui Kasatreskrim AKP Sugiharto, membenarkan peristiwa keji yang menewaskan seorang nenek berisinial P (67) di Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu tersebut.
Sugiharto menjelaskan kronologis kejadian pada hari Kamis tanggal 4 september 2025 sekitar jam 10.45 WIB, pelaku SR pergi ke rumah neneknya P (67) di jalan Melati X RT 14/RW4 Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu.
Kemudian setelah sampai, pelaku bertemu dengan korban dan kakeknya yang sedang duduk di teras depan rumah. Lalu setelah Dzuhur, kata Sugiharso, kakeknya pergi ke ladang untuk mencari rumput sehingga pada saat itu hanya ada pelaku dan korban di rumahnya.
Disaat kakeknya pergi ke ladang mencari rumput itu, kata Sugiharso, lalu pelaku masuk rumah dan menghampiri korban, kemudian mengikat kedua tangannya dengan posisi tangan di belakang serta mengikat mulut dan mata korban dengan selembar kain.
Dijelaskan Kasat, disitulah pelaku memukul korban dengan menggunakan palu besi mengenai bagian atas kepala dan dibagian kanan atas telinga kepala sehingga mengakibatkan korban terjatuh miring di lantai.
“Setelah korban terjatuh, pelaku kembali memukul korban menggunakan palu di bagian wajah korban,” kata Sugiharso
Kemudian kata Sugiharso, pelaku mengambil cangkul dan memukulkannya kembali ke korban mengenai bagian dahi. Setelah itu, pelaku langsung larI keluar rumah dan menuju ke rumahnya. Kemudian diamankan Tim Gabungan Resmob Polres Pulang dan Polsek Pandih Batu untuk di proses hukum lebih lanjut.
“Untuk barang bukti yang berhasil diamankan 1 buah cangkul, 1 buah palu besi dan buah tali tambang berwarna biru,” tandas Sugiharso.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[sgt/red]










Komentar ditutup.