KUALA KURUN – Saat ini, SMPN-1 Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) terus melakukan aksi pencegahan perundungan atau bullying, dengan memberikan pemahaman, sehingga selalu diingatkan kepada siswa oleh guru-guru sebelum masuk ke ruang kelas.
“Kita selalu mengingatkan kepada siswa-siswi, pada saat sebelum masuk kelas juga kita ingatkan mereka baik kelas VII, VII, dan IX yaitu di anti perundungan dan itu hampir setia saat kita mengingatkan anak-anak,” ucap Kepala Disparpora Aprianto melalui Kepala SMPN-1 Kurun Yono, Rabu (7 Agustus 2024).
Kemudian, sambung Yono, pihaknya juga mengingatkan di P5 selalu dilakukan anti perundungan, sehingga mereka siswa sudah terbiasa tidak saling mengejek, dan menjelekan temannya. Hal tersebut, memang sangat sesuai dengan profil belajar pancasila, dan diawal bulan Agustus ini, akan dirayakan HUT sekolah.
“Perayaan puncak HUT sekolah kita dilakukan di tanggal 15 bulan ini, maka akan ada beberapa kegiatan dilaksanakan, untuk membuka peluang dan minat bakat mereka terkait olahraga dan seni dan lainnya,” terang dia.
Sedangkan untuk jumlah murid, tambah dia, untuk jumlah perserta didik di SMPN-1 Kurun dinilai cukup bagus, karena jumlanya lumayan banyak mencapai tujuh ratusan lebih siswa. Kemudian, untuk kelas VII, juga cukup banyak pendaftar capai 300 lebih, maka ruangannya jugapun ada penambahan sebanyak 9 ruangan.
“Kita diberikan dari dinas untuk menambah satu ruangan maka menjadi 9 ruangan, dan untuk jumlah murid kita di SMPN-1 Kurun ini dari kelas VII, VIII, IX dan sampai hari ini jumlah total siswa sebanyak 780 siswa dan ada beberapa siswa mutasi pindahan,” demikian Yono. [red]









Komentar ditutup.