PENUTURNEWS.ID, KUALA KURUN – Pada debat Publik yang dilaksanakan di GPU Daman Batu Sabtu lalu, Paslon 01 Jaya S Monong mengatakan, pertama masyarakat bisa menilai visi-misi program yang telah disampaikan oleh mereka. Sehingga masyarakat bisa menentukan pilihannya di tanggal 27 November ini.
“Selanjutnya dari pendalaman-pendalaman debat, artinya masyarakat semua bisa menilai kembali,” ucap Jaya S Monong saat dibincangi awak media, Sabtu 26 Oktober 2024, malam.
Baca Juga : Paslon 02 : Misi Kami Tidak Muluk, Tapi Visi-Misi Kami Terukur
Ia juga mengimbau, agar masayarakat tetap menjaga kondusifitas, pilkda yang damai pilihan boleh berbeda tetap jaga persatuan yang intinya mari bersatu.
“Saat debat tadi untuk pengadaan alat berat bisa dianggarkan dipenggaran untuk menangani jalan sehingga fungsional menggunakan swakelola kan murah,” ujarnya.
Memang diakuinya, kalau menggunakan swakelola sifatnya murah dan darurat atau sementara supaya tetap fungsional, dan itu juga memang masuk didalam visi dan misi dalam peningkatan insfrastruktur dalam hal penanganan jalan dan jembatan.
“Sebab selama ini yang menjadi kendala dinas PU bingung mencari alat mau menyewa dimana rata-rata kontraktor semua alat bekerja kan otomatis mahal dan anggaran cukup, mulai dari Vibro, Hexca, Grider, Dumtruck satu unit itu nilainya kalau dihitung sekitar Rp.5 miliyar dan itu penaganan di daerah hulu,” terang dia.
Baca Juga : Ini Nomor Urut Paslon, Jaya-Efrensia dan Kusnadi-Daldin
Kalau untuk debat, ujarnya cukup seru dan memperdalam ilmu dan juga kembali kepada masyarakat, sehingga masyarakat saja yang bisa menilai, dan ini memang pesta demokrasi dan memang harus difahami.
“Tentunya, memberikan kebebasan menggunakan hak pilih dalam memilih pemimpin daerah,” ujarnya [red]









Komentar ditutup.