Menu ✖

Eksekutif

RAD-KSB di Kabupaten Gunung Mas Tahun 2025-2027 Mulai Diuji Publik

badge-check

Asisten III Setda Gumas Letus Guntur, Plt Asisten II Champili, Kepala Distan Aryantoni, Kabid Perkebunan Haga dan Forkopimda saat uji publik dan berfose bersama di aula Bapperida, Senin,16 Desember 2024 lalu. (Foto:Distan) Perbesar

Asisten III Setda Gumas Letus Guntur, Plt Asisten II Champili, Kepala Distan Aryantoni, Kabid Perkebunan Haga dan Forkopimda saat uji publik dan berfose bersama di aula Bapperida, Senin,16 Desember 2024 lalu. (Foto:Distan)

PENUTURNEWS.ID, KUALA KURUN – Wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) dalam rangka untuk melanjutkan pembangunan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di wilayah ini. Hal itu, Dinas Pertanian (Distan) setempat menggelar rapat konsultasi/uji publik rencana aksi daerah  perkebunan kelapa sawit berkelanjutan (RAD-KSB) di Kabupaten Gumas tahun 2025-2027.

Baca Juga : KPU Gunung Mas Menunggu Hasil Dari MK, Terkait Ini!

Pj Bupati Gumas Herson B Aden, melalui Asisten III Letus Guntur mengatakan, mengingat RAD Kabupaten Gunung Mas akan berakhir di tahun 2024 ini. Lalu, berdasarkan instruksi presiden no. 6 tahun 2019 tentang rencana aksi nasional perkebunan kelapa sawit berkelanjutan (RAN-KSB) tahun 2019-2024.

“Perlu kita ketahui, Pemkab Gumas telah menyusun rencana aksi daerah perkebunan kelapa sawit berkelanjutan (RAD-KSB) tahun 2023-2024 yang ditetapkan dengan Perbup Gumas Nomor 2 tahun 2023,” ucap Letus Guntur, Senin 16 Desember 2024.

Maka ujar Letus, dengan terbit dan berlakunya Perbup tersebut, Pemkab  bersama para pihak telah melakukan upaya dalam rangka membangun langkah-langkah strategis untuk membangun perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Maka Pemkab Gumas, tentunya sangat mengapresiasi berbagai kinerja serta capaian yang telah diraih selama ini.

Lalu ujarnya, seperti pendataan pekebun sawit rakyat swadaya, menjembatani perjanjian kerjasama kemitraan antara pekebun dan perusahaan besar swasta, penerbitan surat tanda daftar budidaya (STD-B), turut mendorong sertifikasi ISPO utamanya bagi para pekebun swadaya,  dan masih banyak capaian lainnya yang tentunya berdampak bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Dewan Dukung Wacana Pembangunan Komplek Olahraga di Gumas

“Kedepan, masih banyak hal yang perlu untuk kita persiapkan bersama-sama guna menghadapi tantangan global, dimana aspek legalitas, ketertelusuran dan produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan menjadi salah satu isu penting dan banyak menjadi sorotan,” ujarnya.

Sambung dia, tentunya hal ini harus disikapi secara bijak dan tanggap, terutama dalam memperbaiki tata kelola perkebunan kelapa sawit lokal, khususnya bagi pekebun kelapa sawit swadaya agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. 

Sementara itu, Kepala Distan Gumas Aryantoni menjelaskan, dengan melaksanakan penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB) tahapan Konsultasi/uji publik. Tahapan ini dilakukan untuk mendapatkan masukan dari pemangku kepentingan terkait dalam rangka meningkatkan transparansi, keberterimaan dan partisipasi berbagai pihak.

Baca Juga : Pj Bupati Resmi Kukuhkan 55 Personil Paskibraka

“Oleh karena itu, dukungan seluruh pihak menjadi prasyarat untuk memastikan kegiatan yang direncanakan dapat dilaksanakan. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga selesainya penyusunan rancangan dokumen RAD-KSB ini,” tukasnya.

Diakhir sambutan Aryantoni berharap, semoga RAD-KSB ini dapat bermanfaat untuk mendukung pencapaian pembangunan perkebunan kelapa sawit Indonesia, khususnya di Kabupaten yang berjuluk Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini yang berkelanjutan.[red]

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

24 Okt 2026 - 02:33 WIB

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga
Trending di Kabupaten Gunung Mas