Menu ✖

Eksekutif

Pemuda Gumas Manfaatkan Lahan Eks Tambang, Sukses Panen Cabai

badge-check

Pemuda Gumas Manfaatkan Lahan Eks Tambang, Sukses Panen Cabai Perbesar

Petani muda Dayak sekaligus Manajer Koperasi Sumber Pangan Gumas, Reyri Kaswanda, sedang panen cabai di lahan mereka di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Rabu (16/04/2025).

KUALA KURUN, Penuturnews.id – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengapresiasi keberhasilan dari petani muda yang sukses melakukan inovasi. Hal itu, sebagai bukti bahwa pertanian di lahan marjinal yang bisa berkembang dengan baik,  dengan pengelolaan cekup tepat.

Dimana, keberhasilan itu sebagai contoh oleh Petani muda Dayak sekaligus Manajer Koperasi Sumber Pangan Gumas, Reyri Kaswanda, bersama Kelompok Tani Tanjung Riau berhasil mengubah lahan pasir bekas tambang menjadi subur dan menghasilkan panen cabai yang melimpah.

Kepala Dinas Pertanian Gunung Mas, Aryantoni menilai, berbagai inovasi yang dilakukan oleh para petani muda ini sebagai bukti bahwa pertanian di lahan marjinal cukup berkembang dengan pengelolaan lahan yang baik dan tepat.

Baca Lagi :

RSUD Kurun Akui, Operasi Simpegnas Terkendala di Hari Sabtu dan Minggu

Sosialisasi Simpegnas bagi RS Pratama dan Puskesmas Digelar

“Dengan panen yang dilakukan oleh pemuda kita ini, membuktikan dengan teknik pertanian yang baik dan tepat,  lahan yang sebelumnya tidak produktif tapi bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda di Koperasi Sumber Pangan Gumas,” kata Aryantoni, Kamis (17/04/2025).

Karena itu, dia sangat berharap kedepan dengan program pemerintah sekarang ini, maka semakin banyak anak muda yang terjun ke dunia pertanian dan melihat banyak potensinya untuk berkembang dalam teknologi.

“Kita berharap anak-anak muda yang ada di Gumas ini, bisa mengembangkan diri mereka dan bisa terjun ke dunia pertania, dengan teknologi yang sekarang sudah cukup baik sebagai contoh Reyri dan kawan-kawannya ini,” ujar dia.

Sementara itu, Reyri Kaswanda mengungkapkan, memang tantangan utama dalam mengelola lahan pasir adalah menjaga kelembaban tanah. Namun, dengan teknik perbaikan struktur tanah menggunakan bahan organik serta penerapan sistem penyiraman yang efisien.

“Kita berhasil menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan tanaman, dengan tekni perbaikan struktur tanah dengan bahan organik, sehingga dapat menjaga kestabilan tanah dari tanaman kita,” tandas dia.

Dengan keberhasilan ini diharapkan, dapat menjadi inspirasi bagi petani lainnya di Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pertanian, terutama di lahan-lahan yang sebelumnya dianggap kurang produktif misalnya eks tambang.

Ikuti saluran Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

[red]

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

24 Okt 2026 - 02:33 WIB

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga
Trending di Kabupaten Gunung Mas