Bupati Gumas Jaya S Monong didampingi wakilnya, sekda Kepala DPU saat melakukan pengetesan alat berat di samping Kantor DPU setempat, Jumat (25/04/2025).
KUALA KURUN, Penuturnews.id – Dalam menyingkapi kerusakan insfrastruktur jalan yang berada di wilayah zona III khususnya diwilayah hulu Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yakni di Kecamatan Kahayan Hulu Utara (Kahut), Damang Batu, Miri Manasa.
Maka dari itu, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) membeli alat berat jenis Excavator, Vibro Roller, dan Grader, guna mendukung program 100 hari Bupati dan Wakil khususnya pemkab dalam melakukan perbaikan dan pemeliharan insfrastruktur jalan di wilayah setempat.
“Penggunaan alat berat ini lebih difokuskan pada daerah-daerah hulu, yaitu wilayah zona III disana memang perlu banyak penanganan, seperti di Kecamatan Damang Batu, Kahut, Miri Manasa, termasuk wilayah zona II dan zona I juga,” kata Bupati Gumas Jaya S Monong, Jumat (25/04/2025).
Baca Lagi :
Siagakan Pasukan dan Sarpras Tangani Karhutla di Gumas
Hari Kesiapan Siagaan Bencana dan Otda Pemkab Gumas dan BPBD Gelar Simulasi
DPU Gumas Telah Rampungkan Program Strategis Pembangunan Infrastruktur 2024
Menurut dia, kepemilikan dari tiga alat berat tersebut guna untuk penanganan perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Gunung Mas, sehingga penggunaannya menyesuaikan keadaan dilapangan, termasuk di wilayah desa yang memerlukan dukungan dari APBD Kabupaten setempat.
“Melalui DPU juga alat ini kami pesan pertama dijaga maintanace atau dirawat dengan baik, walaupun ada garansi dari pihak penyedia, dan juga bagi yang membawa harus memiliki SIM, agar dalam menjalankan alat ini tidak sembarangan tetapi bentul memahami fugsi di alat berat itu,” saran Jaya.
Sementara itu, Kepala DPU Gumas Baryen menjelaskan, dengan adanya tiga unit alat berat yang sudah ada tersebut, dia berharap, di beberapa jalan yang membutuhkan penanganan dan dilakukan secara darurat, sehingga bisa dilakukan secara mandiri.
“Dengan adanya alat ini, kita tidak lagi tergantung dengan sewa alat dan juga ada kebutuhan kami untuk melatih operator untuk bisa melaksanakan pengoperasian alat dan ini juga membuka semacam kesempatan bagi dari luar untuk berminat dan berpotensi untuk menjadi operator,” katanya.
Menurut Baryen, apabila sudah ada semacam pelatihan itu, sambung dia, bagi operator alat berat akan disertifikasi, dan dioperator itu sangat penting. Sehingga itu juga bisa menjadi semacam SIM yang dimiliki mereka.
“Apabila ada sertifikat itu kan, bisa bekerja di banyak tempat misalnya di perusahan dan lainnya, jadi itu alatnya sudah ada,” terang dia.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[red]










Komentar ditutup.