KUALA KURUN, Penuturnews.id – Pemkab Gunung Mas (Gumas) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gumas, saat ini telah berklaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng mengadakan pembentukan dan pembinaan untuk masyarakat peduli api (MPA). Yang mana, secara khusus di lakukan di Kecamatan Manuhing dan Kecamatan Sepang, pada Selasa (29/04/2025).
“Kami BPBD Gumas siap untuk berklaborasi dengan BPBPK Provinsi Kalteng, terutama untuk pembentukan dan pembinaan bagi MPA. Hal ini juga, upaya kita dalam peningkatan kapasitas personel dalam penanganan bencana di lapangan,” kata Plt Kepala BPBD Gumas Atis, mewakili Bupati Jaya S Monong dihubungi sore.
Sedangkan, ujar Atis, materi yang disampaikan kepada MPA yang berada di dua tempat seperti di Aula Kecamatan Sepang dan Aula Kantor Desa Fajar Harapan, Kecamatan Manuhing, yakni teori dan praktik pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berasal dari BPBPK Kalteng dan BPBD Kabupaten Gumas.
Ia menjelaskan lagi, bahwa pengendalian karhutla merupakan salah satu program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati 2025-2030. Hal ini, menandakan bahwa Pemda Gumas memberikan perhatian serius terhadap pengendalian karhutla di wilayah Gumas.
“Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi Bapak Bupati Jaya S. Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing yang semakin bermartabat, maju, berdaya saing, sejahtera, dan mandiri, dengan akronim berjuang bersama dan juga dalam rangka mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju,” ujarnya.
Selain itu, sambung Atis, karhutla ini juga merupakan ancaman serius bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian. Oleh karena itu, Pemkab Gumas melalui BPBD Kabupaten Gumas untuk terus meningkatkan upaya penanganan karhutla di wilayah setempat. Atis juga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Kalteng, karena sudah mendirikan dua pos lapangan, di Kabupaten Gumas.
“Saat ini BPBPK Kalteng telah membentuk dua Pos Lapangan Satgas Pengendali Karhutla, didalamnya terdiri dari TNI Polri, dan Pihak kecamatan, yang didirikan di Kecamatan Sepang dan Kecamatan Manuhing,” demikian Atis.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[red]









Komentar ditutup.