Menu ✖

Eksekutif

Pabrik Milik PT BAP Disegel Ormas, Ini Reaksi Gubernur Kalteng

badge-check

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran [Foto;Ist] Perbesar

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran [Foto;Ist]

PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran memberikan reaksi keras mengenai aksi sekelompok anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) yang nekat menyegel pabrik milik PT Bumi Asri Pasaman (BAP) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Kalteng itu menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap supremasi hukum di Indonesia.

Dirinya menegaskan bahwa negara tidak boleh tunduk pada tekanan kelompok tertentu. Menurutnya Agustiar, Indonesia adalah negara hukum yang wajib menghormati konstitusi dan proses penegakan hukum yang berlaku.

“Ormas tertentu di Barsel, jadi tidak ada namanya ormas di atas negara. Kita ada APH (aparat penegak hukum), ini bukan negara ormas, kita ini negara konstitusi,” tegas Gubernur Agustiar, Sabtu (03/05/2025).

Ia mengaku bahwa mengikuti perkembangan kasus tersebut dengan serius dan berkoordinasi langsung dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng).

“Tadi kami monitor, koordinasi dengan Polda. Beliau akan bentuk tim khusus untuk memastikan itu,” tuturnya.

Diketahui bahwa sebelumnya, beredar rekaman di media sosial seperti Instagram dan X (sebelumnyaTwitter), yang menunjukkan sejumlah orang memblokade area pabrik dan menghentikan seluruh aktivitas perusahaan. Aksi tersebut langsung mendapat perhatian dari jajaran Polda Kalteng.

Kapolda Kalteng, Irjen. Pol. Iwan Kurniawan mengatakan bahwa dirinya telah memerintahkan pembentukan tim khusus untuk menangani kasus ini. Tindakan cepat tersebut dimaksudkan untuk mendukung Polres Barsel dalam mendalami dugaan pelanggaran hukum oleh ormas.

“Untuk masalah yang terjadi di Barito Selatan, saya sudah perintahkan Direktur Krimsus, Direktur Krimum, dan Subdit Jatanras untuk membentuk tim penyelidikan dan membackup Polres Barsel,” ucap Iwan Kurniawan dalam pernyataannya kepada media, Jumat (02/05/25) lalu.

Menyikapi penyegelan tersebut, Irjen. Pol. Iwan menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran yang tidak bisa dibiarkan. Dirinya memastikan langkah tegas akan diambil terhadap siapa pun yang terlibat.

Kapolda mengingatkan seluruh pihak agar menjunjung tinggi hukum dan tidak menyelesaikan masalah dengan cara yang merugikan kepentingan umum.

“Permasalahan apapun yang dihadapi masyarakat, akan diselesaikan secara hukum. Kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas dan adil, tanpa memandang latar belakang siapa pun,” tandasnya.

Saran Kami :

Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

[*/red]

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

24 Okt 2026 - 07:45 WIB

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF

23 Okt 2026 - 12:54 WIB

Heboh! Pemuda 20 Tahun yang Hilang 4 Hari Ditemukan Tewas di Parit Kasongan, Ada Badik dan Motor CRF

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan

23 Okt 2026 - 12:48 WIB

Hilang dari Lanting Dini Hari, Pria 44 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Katingan
Trending di Hukum dan Kriminal