PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Akhirnya pelarian diduga pelaku pemb-n-h-n bernama Alvaro Jordan berusia 24 tahun ini berakhir di tangan Polisi dari Polda DIY, yang bekerjasama dengan Polda Kalteng. Kala itu, pelaku sedang asyik bermain game disalah satu cafe di Yogyakarta.
Ditreskrimum Polda Kalteng dan Satreskrim Polres Pulang Pisau (Pulpis), saat merilis Jumat (16/05/2025). Terkait kasus pembunuhan terhadap Nurmaliza (29), yang jasadnya ditemukan warga di Jalan Lintas Trans Kalimantan, Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulpis.
Fakta dibeberkan, Ditreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Nuredy Irwansyah yang juga bersama Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji. Dimana kejadian, bermula pada tanggal 9 Mei 2025 lalu.
Kedua orang ini merupakan pasangan kekasih, yang mana saat itu mereka cekcok adu mulut di kos yang mereka tempati di Jalan G. Obos Palangka Raya.
Tak hanya berakhir, dijelaskan Nuredy, perkelahian mereka berlanjut di hari berikutnya, Nurmaliza pun belum puas dengan alasan kekasihnya.
Karena, kala itu si pelaku ini diduga main hati dengan wanita lain. Nurmaliza yang merasa dirinya diduakan, yang juga sebagai wanita normal. Akibatnya ia, murka atas perilaku sang kekasih yang ia cintai itu berkhianat.
Kemudian, posisinya kala itu sedang mengandung anak dari Alvaro, sesuai yang dibeberkan dr. Ricka Brillianty Ahli Forensik bahwa rahim korban mengalami pembesaran. Setelah dilakukan pengirisan, ditemukan adanya janin berusia sekitar 4 bulan 2 minggu dengan panjang tubuh sekitar 22 cm.
Pada tangga 10 Mei siang, amarah mereka berdua memuncak. Kemudian, amarah Alvaro menjadi tak terkendali hingga ia melakukan pemukulan, mencekik leher dan membekap Nurmaliza.
Disitu, Nurmaliza tak mampu melawan apalagi sudah dipukul. Bahkan teriakan dari korban ini pun tak mampu didengar oleh tetangga kos sebelah mereka.
Akibatnya, oksigen pun tak mampu ia hirup. Disitulah Nurmaliza pasrah dengan tatapan kosong dan pilu dimatanya, seraya ia menghembuskan nafas terakhir di kos tersebut.
Setelah itu Alvaro lekas duduk untuk menghela nafas dan tak ada niat lain dan mirisnnya ia tidak ada sedikitpun gelagatnya panik.
Bahkan, dihari itu Alvaro ini langsung pergi dari kos mereka tempati, dan membiarkan jasad kekasihnya yang sudah tak bernyawa itu seorang diri.
Menurut pihak Kepolisian, Alvaro tetap memilih “begituan” yang dimaksudkan, ialah bekerja di cafe yang ada di Kota Palangka Raya sampai malam.
Setelah itu, Alvaro memilih pergi dan melarikan diri ke Yogyakarta. Disitulah, ia mengendong tubuh kekasihnya ke dalam mobil seorang diri. Bahkan, tempat duduknyapun di kursi depan tepatnya disamping kemudi.
Yang sangat perihatin sekali, tetangga kos di samping mereka kala itu tak ada yang curiga bahkan dikira korban hanya tertidur biasa, setelah itu Alvaro pasang sabuk pengaman kekekasihnya, dan langsung tancap gas ke arah Pulang Pisau.
“Pelaku akhirnya membuang jasad korban Nurmaliza di pinggir jalan daerah Desa Garung, karena posisinya kala itu dalam keadaan jalanan sepi,” kata Dirreskrimum, seperti dikutip dari Kaltengpos.jawapos.com.
Setelah membuang jasad korban, pelaku langsung menuju ke bandara Samsudin Noor, Banjarbaru. Kemudian ia terbang ke Yogyakarta. Hingga jasad Nurmaliza ditemukan pada Senin 12 Mei 2025 pagi lalu oleh warga Desa Garung.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]









Komentar ditutup.