PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Traffic light di persimpangan kota Kuala Kurun, Jalan Tjilik Riwut, Tamanggung Panji, dan jalan Singa Rundjanz, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), tidak aktif lagi. Hal ini memicu kekhawatiran warga akan terjadinya kecelakaan lalulintas di jalan raya.
Masyarakat pengguna jalan, Udin (35) mengatakan, lampu merah atau traffic light tersebut sudah beberapa bulan ini tidak aktif lagi dan tidak dihidupkan. Padahal, kegunaannya mencegah terjadinya kecelakaan.
“Sudah beberapa bulan ini tidak dihidupkan lampu merah itu, entah itu rusak atau apa. Tapi kalau rusak, gak mungkin pihak berwenang gak perbaiki,” katanya lanjutkan perjalannanya, Minggu (25/05/2025).
Warga setempat, BR (54) mengharapkan untuk lampu traffic light tersebut agar bisa dinyalakan, mengingat banyak pengendara di wilayah tersebut banyak yang laju-laju. Sehingga, tidak terjadi adanya kecelakaan lalulintas.
“Harapan kita, kalau bisa lampu itu dihidupkan kembali. Apalagi kalau malam minggu banyak anak muda yang suka ngebut-ngebutan, takutnya bisa kecelakaan,” tukas dia.
Sekilas manfaat dari Traffic Light
Padahal manfaat dari Traffic Light sebenarnya sistem sinyal yang dirancang untuk mengatur pergerakan kendaraan dan pejalan kaki di jalan raya. Biasanya, traffic light terdiri dari tiga warna utama: merah, kuning, dan hijau, yang masing-masing memiliki arti dan fungsi yang berbeda dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
Setiap warna sinyal memberi instruksi yang jelas kepada pengendara dan pejalan kaki mengenai kapan mereka boleh berhenti, berhati-hati, atau melanjutkan perjalanan.
Lampu lalu lintas dapat ditemukan di berbagai persimpangan jalan, jalan raya, dan area yang memiliki potensi kemacetan. Traffic light dioperasikan secara otomatis dengan timer atau sensor yang mendeteksi jumlah kendaraan, memastikan sistem lalu lintas berjalan dengan efisien.
- Menjamin Keselamatan Pengguna Jalan Salah satu tujuan utama di balik penggunaan traffic light adalah untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Tanpa sinyal yang jelas, kecelakaan antara kendaraan, atau bahkan antara kendaraan dan pejalan kaki, dapat terjadi dengan sangat mudah. Dengan memberikan perintah yang jelas mengenai kapan kendaraan harus berhenti atau melaju, traffic light membantu mengurangi kemungkinan kecelakaan.
- Mengurangi Kemacetan Traffic light juga berfungsi untuk mengatur kepadatan lalu lintas, terutama di persimpangan yang sibuk. Tanpa pengaturan ini, jalan raya akan cenderung lebih padat di satu titik, sementara area lainnya tetap sepi. Pengaturan yang dilakukan oleh traffic light memastikan bahwa kendaraan bergerak dengan lancar, sehingga kemacetan bisa dikendalikan dan waktu perjalanan menjadi lebih efisien.
- Memberikan Waktu untuk Pejalan Kaki Selain untuk kendaraan, traffic light juga berfungsi untuk mengatur pergerakan pejalan kaki. Pada persimpangan yang ramai, lampu lalu lintas memberikan waktu bagi pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman. Sinyal hijau pada lampu lalu lintas memberi izin bagi pejalan kaki untuk menyeberang, sementara lampu merah memberi tanda bagi mereka untuk berhenti dan menunggu.
- Mengoptimalkan Transportasi Umum Selain kendaraan pribadi, traffic light juga memainkan peran penting dalam mengoptimalkan sistem transportasi umum, seperti bus dan angkutan umum lainnya. Di beberapa kota besar, terdapat sistem traffic light khusus untuk memberikan prioritas kepada bus atau kendaraan umum lain agar mereka dapat melewati persimpangan lebih cepat dan mengurangi keterlambatan.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]









Komentar ditutup.