KUALA KURUN, Penuturnews.id – Kecelakaan lalulintas kembali memakan korban seperti terjadi di ruas jalan Trans Kalimantan arah Palangka Raya-Kuala Kurun, tepatnya di Desa Pematang Limau, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, pada Senin (30/6/2025) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Akibatnya, pengendara sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi KH 2748 MF, Asrul (21), warga Jungking Panjang, Kabupaten Murung Raya, ia tewas alias meninggal dunia ditempat kejadian perkara.
Informasi dari warga yang didapat awak media ini, bahwa korban Asrul tersebut tewas diduga akibat tabrak lari. Serta diketahui, juga bahwa korban datang dari arah Palangka Raya yang akan menuju Puruk Cahu, namun nahas korban tewas saat diperjalanan tepatnya di Desa Pematang Limau.
Kemudian dalam postingan salah satu warga net salah satu postingan video pendek, Linta Linta Wulan Dari, bahwa korban mengalami kecelakaan tersebut tepat di depan rumanhya, dan di komentari oleh beberapa orang menyebutkan, dipostingan nya sebab korban Asrul mengalami tabrak lari.
Sementara itu, Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kasat Lantas AKP Dindin Mahmudin membenarkan ada kejadian laka lantas berada di wilayah Kecamatan Sepang, sehingga anggota setelah mendapati laporan pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban.
“Anggota kita setelah mendapat informasi lakalantas langsung ke lokasi kejadian, dan ternyata ditemukan disana korban sudah meninggal dunia, dan juga disana korban anggota kita langsung evakuasi korban ke RS,” tukas dia.
Sedangkan pihaknya saat ini, dijelaskan AKP Dindin, mereka masih melakukan penyelidikan terhadap korban kecelakaan lalulitas, hingga merengut nyawa salah satu pengendara motor tersebut.
“Untuk jenis laka nya masih kita lidik mas, apakah laka tunggal apa tabrak lari, kita masih nyari saksi dan bukti bukti, dan akan kita kasih tahu kalau sudah ada titik terangnya,” tandas AKP Dindin.
Kasus ini, menjadi pelajaran dan menambah daftar panjang insiden kecelakaan di jalur Palangka Raya-Kurun yang dikenal sepi dan minim penerangan pada waktu-waktu tertentu. Hal inilah, masyarakat diimbau agar tetap waspada saat melintasi jalur tersebut, terutama di pagi buta serta malam hari. [*/red]
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1









Komentar ditutup.