Menu ✖

Headline

Kejagung RI Jadwal Ulang Pemangilan Mantan Mendikbud

badge-check

Nadiem Makarim saat melambaikan tangan saat menghadiri acara. [Foto : Istimewa] Perbesar

Nadiem Makarim saat melambaikan tangan saat menghadiri acara. [Foto : Istimewa]

JAKARTA, Penuturnews.id — Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) RI akan melakukan jadwal ulang pemanggilan mantan Mendikbud, Nadiem Makarim. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, penjadwalan ulang dilakukan karena Nadiem berhalangan hadir pada pemanggilan sebelumnya.

“Terkait yang bersangkutan, seyogianya beberapa waktu yang lalu harus hadir memenuhi panggilan dari penyidik. Tetapi yang bersangkutan melalui kuasanya meminta dilakukan penundaan,” kata Harli di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/7/2025).

Harli belum dapat memastikan kapan pemanggilan dilakukan. Hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik.

“Sekarang penyidik sembari melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari berbagai pihak, tentu akan juga menjadwal ulang pemeriksaan yang bersangkutan. Kita tunggu dalam waktu ke depan tentu penyidik akan memiliki sikap untuk memanggil yang bersangkutan,” ujarnya.

Ia menerangkan, Nadiem tidak memenuhi panggilan tanpa alasan. Namun, Nadiem meminta pemanggilannya ditunda.

“Ya, hanya meminta penundaan. Mungkin dengan berbagai kesibukan yang ada,” ucapnya.

Nadiem bahkan meminta pemanggilannya ditunda selama sepekan. Namun, Harli tidak bisa memastikan apakah penyidik akan memenuhi permintaan Nadiem tersebut.

“Kalau panggilan sudah ada, kita akan informasikan. Ya berarti penyidik akan mencoba menjadwal,” ucapnya.

Nadiem seharusnya diperiksa 8 Juli 2025, namun yang bersangkutan tidak hadir. Nadiem dipanggil dalam kapasitasnya sebagai menteri pada saat proyek pengadaan laptop senilai Rp9,9 triliun untuk program Digitalisasi Pendidikan.

Saran Kami :

Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

[rri/red] 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

29 Okt 2026 - 03:36 WIB

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

29 Okt 2026 - 03:20 WIB

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat

24 Okt 2026 - 07:45 WIB

Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Katingan, Pria Asal Kapuas Ternyata Tersesat
Trending di Hukum dan Kriminal