Menu ✖

Internasional

Benarkah, Jepang akan Batasi Penggunaan Ponsel Dua Jam Sehari

badge-check

Seorang perempuan Jepang sedang menggunakan telepon seluler (Ponsel) (Foto: Freepik.com) Perbesar

Seorang perempuan Jepang sedang menggunakan telepon seluler (Ponsel) (Foto: Freepik.com)

TOKYO,  Penuturnews.id  –  Jepang berencana membuat peraturan pembatasan penggunaan telepon seluler (ponsel) bagi warganya hingga dua jam per hari. Batasan dua jam itu untuk kegiatan di luar jam kerja dan  sekolah.

Aturan tersebut sedang dikaji untuk diberlakukan di sebuah kota di Jepang bagian tengah. Peraturan ini disusun oleh otoritas Kota Toyoake di Prefektur (provinsi) Aichi.

Jika pertaturan ini diberlakukan akan menjadi peraturan pertama di Jepang yang membatasi penggunaan ponsel dan perangkat sejenisnya. Jika rancangan peraturan tersebut disahkan, maka akan berlaku mulai 1 Oktober mendatang.

Namun demikian, tidak ada ketentuan sanksi apabila peraturan itu dilanggar. “Peraturan ini memberi kesempatan masyarakat untuk berpikir bagaimana seharusnya menggunakan ponsel,” kata seorang pejabat kota, Kamis (21/8/2025).

Beberapa pasal menyebutkan ketentuan sebagai berikut:

  1. Tidak menggunakan ponsel setelah jam 9 malam. Ketentuan ini untuk menjamin waktu istirahat bagi anak-anak,
  2. Siswa sekolah dasar supaya tidak menggunakan ponsel setelah pukul 9 malam.
  3. Siswa sekolah menengah serta warga yang lebih tua berhenti menggunakan gawainya selepas pukul 10 malam.

Rancangan peraturan tersebut mengakui bahwa ponsel, komputer pribadi, dan sabak elektronik telah menjadi kebutuhan masa kini. Namun, rancangan tersebut memperingatkan konsumsi media sosial berlebihan dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan keluarga maupun kesehatan.

Otoritas kota Toyoake juga akan terus bekerja sama dengan sekolah-sekolah serta para orang tua. Hal ini bertujuan untuk  “mendorong pemanfaatan perangkat elektronik secara sehat,” kata rancangan peraturan tersebut.

Saran Kami :

Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di

 

[rri/red] 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus

23 Okt 2026 - 07:18 WIB

Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Terbakar Termasuk Masjid, Rumah Warga dan Gedung Walet Ikut Hangus

Geger! Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Kebun Sawit Katingan, Ada Luka di Lengan

23 Okt 2026 - 06:56 WIB

Geger! Mayat Pria Membusuk Ditemukan di Kebun Sawit Katingan, Ada Luka di Lengan

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa

23 Okt 2026 - 06:41 WIB

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa
Trending di Eksekutif