JAKARTA, Penuturnews.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat soal bahaya hoax yang dapat menghambat imunisasi. Menurut Menkes, belakangan banyak informasi yang tidak bertanggung jawab bernada ajakan agar warga tidak melakukan imunisasi.
“Sekarang kan banyak berita-berita di WhatsApp mengenai jangan imunisasi, jangan vaksinasi. Teman-teman, itu sangat berbahaya dan jahat,” kata Budi saat meninjau penanganan campak di Sumenep, Madura, Kamis (28/8/2025)
Akibatnya, lanjut Menkes, banyak warga yang anaknya justru menjadi korban meninggal dunia. “Kalau kita lihat sampai meninggal 20 anak, hanya gara-gara masyarakat diteror berita-berita itu,” ujar Budi.
Karena itu, Menkes menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam edukasi imunisasi campak dan deteksi dini. Ia meminta keluarga, aparat desa, hingga Babinsa bisa berperan aktif saling mengedukasi sekaligus mengenali gejala campak.
“Surveilance seperti skrining, kita temukan. Karena ini penyakit gampang dilihatnya, demam, dan ada tanda-tanda ruam-ruaman seperti itu,” katanya yang dilansir dari RRI.co.id.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*/red]









Komentar ditutup.