Menu ✖

Hukum dan Kriminal

Penemuan Mayat di Tabalong, Korban Meninggal dengan Kondisi Mencurigakan

badge-check

Sejumlah warga di lokasi tampak geger ketika mengetahui ada penemuan mayat di Desa Tanta Hulu. [Foto : Istimewa] Perbesar

Sejumlah warga di lokasi tampak geger ketika mengetahui ada penemuan mayat di Desa Tanta Hulu. [Foto : Istimewa]

BANJARMASIN, Penuturnews.id – Penemuan mayat seorang laki-laki warga seputaran Desa Tanta Hulu, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalsel, terjadi pada Selasa 2 September 2025 malam. Korban yang diketahui bernama Yan Tangke Pale (45) ini ditemukan di kediamannya di Desa Tanta Hulu RT5, Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui PS Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno, Rabu (3/9/2025) pagi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Korban pertama kali ditemukan anaknya yang saat itu datang ke kediaman ayahnya karena ingin menjenguk ayahnya yang sudah tiga hari tidak ada datang ke rumah mantan istrinya,” kata Joko.

Namun, pada sekitar pukul 22.30 Wita, anak korban bersama dua temannya tiba di kediaman korban. Ketika itu pintu depan dalam keadaan terkunci dan dalam keadaan gelap gulita. Setelah memasuki rumah, terlihat korban dalam keadaan terlentang, tubuh bengkak, dan berwarna gelap.

Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan menemukan adanya arus listrik pada terminal listrik di rumah korban. Selain itu, di sekitar tubuh korban juga ditemukan kabel terminal listrik yang terdapat arus listrik, alat bor listrik, dan mesin dinamo air.

Menurut Joko, “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” katanya

Sementara, ujarnya lagi, dari pemeriksaan medis terhadap jasad korban yang dievakuasi ke RSUD H Badaruddin Kasim, tubuh korban sudah dalam keadaan kaku. Tidak ditemukan bekas kekerasan dari benda tajam atau benda tumpul di tubuh korban.

Pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataannya dan menganggap kematian korban sebagai sebuah musibah.

Joko mengatakan, “Keluarga korban tidak bersedia dilakukan otopsi dan menganggap kematian korban sebagai musibah,” timpalnya

Walapun begitu, pihak berwenang melakukan penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di

 

[*/red] 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

28 Okt 2026 - 06:36 WIB

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Gunung Mas Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Generasi Muda

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

28 Okt 2026 - 06:23 WIB

Dekati Warga, Kapolres Gunung Mas Rangkul 50 Petugas Kebersihan untuk Jaga Kamtibmas

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

28 Okt 2026 - 02:11 WIB

Lansia 72 Tahun Ditemukan Terbakar di Kebun Karet Bentot, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota
Trending di Kabupaten Gunung Mas