KUALA KURUN, Penuturnews.id – Sebanyak ratusan lebih menara atau tower Base Transceiver Station (BTS) khusus jaringan telekomunikasi yang tersebar di Kabupaten Gunung Mas. Hal itu dijelaskan, Kepala Diskominfosantik Gunung Mas, Ruby Haris, melalui Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Alfree Tunas E Luhing saat ditemui media ini di ruang kerjanya, pada Selasa (23/9/2025).
Kabid TIK Diskominfosantik Gunung Mas, Alfree Tunas E Luhing menjelaskan, bahwa untuk jumlah menara atau tower BTS jaringan telekomunikasi di Kabupaten Gunung Mas mencapai 149 buah. Dimana, sudah tersebar di 12 kecamatan yang ada di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.
“Untuk data yang sudah kita rekap sebanyak 147 buah BTS. Tetapi ada penambahan lagi dua menara di Kecamatan Mihing Raya Kelurahan Kampuri dan Kecamatan Sepang, Kelurahan Sepang Simin, artinya sudah terdata berjumlah 149 buah menara atau tower yang sudah ada di Kabupaten Gunung Mas,” ungkap Alfree.
Ia juga menyebutkan, bahwa masih ada tiga desa di tiga kecamatan yang masih blankspot artinya wilayah yang tidak terjangkau atau tidak memiliki akses terhadap sinyal komunikasi, baik itu sinyal telepon maupun sinyal internet, yaitu Desa Sumur Mas di Kecamatan Tewah, Desa Manihan di Kecamatan Rungan Hulu, dan Desa Tajahan Antang Raya di Kecamatan Rungan Barat.
“Kalau data desa yang masih blankspot ada tiga yaitu di Kecamatan Tewah yakni Desa Sumur Mas, kemudian di Kecamatan Rungan Hulu yakni di Desa Manihan, lalu di Rungan Barat yakni di Desa Tajahan Antang Raya,” ujar Alfree.
Alfree berharap kedepan, bahwa semua desa di Kabupaten Gunung Mas walaupun hampir semua desa tersentuh jaringan. Namun harapan terbesarnya, semua dapat terbebas dari blankspot dan dapat menikmati jaringan internet seperti di tempat lain.
“Besar harapan kita desa-desa yang blankspot ini bisa dibangun menara, sehingga masyarakat bisa menikmati jaringan internet seperti ditempat lain, dan menjawab berbagai kebutuhan di desa, seperti untuk pendidikan, kesehatan dan kebutuhan lainnya,” tandas Alfree.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[cp/red]










Komentar ditutup.