KUALA KURUN, Penuturnews.id – Sekolah Rakyat (SR) rintisan milik Pemerintah RI melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunung Mas telah berjalan selama empat hari sejak peresmian pada tanggal 29 September 2025. Kepala SR Rintisan Gunung Mas, Ina Maritae, menyatakan bahwa kegiatan SR ini cukup lancar meskipun masih dalam tahap penatapan awal.
“Evaluasi selama 4 hari kegiatan kita di SR ini terintegrasi 54 Gunung Mas ini, yang bercampur. Kalau kendalanya memang sudah pasti ada, tetapi untuk sementara ini berjalan cukup lancar, dan sekarang ini memang masa MPLS bagi mereka,” kata Ina Maritae, dibincangi di sekolah setempat, Kamis (02/10/2025).
Masa MPLS ini dilakukan selama dua minggu dan sudah berjalan 4 hari. Ina Maritae menambahkan, bahwa anak-anak masih dalam proses penyesuaian lingkungan belajar.
“Karena ini juga kan, hal baru dan penyesuaian kebiasaan mereka dan kemudian penyesuaian pola di rumah dan di sekolah berbeda dan itu saja tapi kita bisa maklumi, dan kita tahu inikan baru ya. Siapapun anak-anak pasti penyesuaian dulu,” ujarnya.
Ina Maritae menekankan, pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak sekolah. “Untuk mengarahkan kepada para tenaga pendidik supaya anak-anak sekolah ini tetap diawasi, dan diarahkan. Kemudian, guru juga harus banyak bersabar jumlah dari murid tersebut ada 100 orang dengan karakter berbeda, sehingga tentu tidaklah mudah,” katanya.
Ina Maritae juga menyatakan bahwa SR ini bertujuan untuk membentuk karakter anak-anak menjadi lebih baik. “Pola kehidupan kita inikan belum tentu sama, sehingga di SR ini secara bertahap dan berproses kita memberikan pendidikan, pembinaan secara khusus pembinaan karakter anak-anak kita, dan walaupun mereka ini berbeda-beda tetapi kita tetap membentuk mereka jadi lebih baik,” tandas dia.
Dengan demikian, SR ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak dan masyarakat Gunung Mas.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[cp/red]









Komentar ditutup.