SAMPIT, Penuturnews.id – Rencana redislokasi Markas Korem 102/Panju Panjung (Pjg) dari Palangka Raya ke Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bukan tanpa alasan. Sampit dinilai lebih strategis untuk mendukung pertahanan dan keamanan di Kalimantan Tengah setelah Korem 102/Pjg naik status menjadi Kodam XXII/Tambun Bungai.
Perwira Seksi Operasi Koramil Baamang yang juga pernah menjabat Pj Dandim 1015/Sampit, Kapten Infanteri Syahidin, menjelaskan bahwa posisi Sampit berada di jalur tengah Kalimantan, mudah diakses melalui darat, laut, maupun udara.
“Pertimbangan utama, Sampit memiliki pelabuhan dan bandara. Selain itu letaknya strategis di tengah-tengah antara Palangka Raya dan Kotawaringin Barat. Faktor inilah yang membuat Sampit dipilih sebagai markas baru Korem,” ujar Syahidin, Senin (6/10/2025).
Ia menegaskan, pemindahan ini murni berorientasi pada kepentingan pertahanan dan keamanan, bukan karena intervensi pihak lain. Ia juga menekankan, meski markas pindah ke Sampit, Korem 102/Pjg tetap memiliki komando penuh terhadap seluruh Kodim yang tersebar di Kalimantan Tengah.
“Dengan adanya Korem di Sampit, distribusi pasukan akan lebih efektif dan respons militer terhadap situasi di wilayah Kalimantan Tengah semakin cepat. Namun, secara struktur, Korem tetap membawahi Kodim se-Kalteng,” jelasnya.
Pemindahan Korem 102/Pjg dijadwalkan resmi pada 20 Agustus 2025 lalu. Untuk sementara, Korem akan berkantor di Markas Kodim 1015/Sampit sambil menunggu pembangunan gedung baru yang berlokasi di belakang Kompi Senapan A Yonif 631/Antang Sampit.
Sedangkan, lanjutnya, Kodim 1015/Sampit bergeser ke eks kantor UPT Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan Kapten Mulyono, tetap belakang Polres Kotim.
“Kodim 1015/Sampit terhitung sejak 6 Agustus kemarin sudah pindah ke eks kantor Dinas PUPR Kotim. Rencana sebelumnya Kodim digeser ke Koramil Baamang tetapi setelah ditinjau lokasinya tidak layak, sehingga kami koordinasi dengan Pemkab Kotim dan diarahkan ke eks PUPR,” jelasnya.
Ia menambahkan, kekuatan maksimal di Kodim 1015/Sampit saat ini hanya sekitar 66,5 persen. Nantinya setelah Korem 102/Pjg resmi redislokasi ke Sampit, jumlah personel Kodim 1015/Sampit akan berkurang karena sebagian dipindahkan ke Korem.
“Sekitar 25 persen personel awal Korem 102/Pjg yang ada di Palangka Raya juga akan digeser ke Sampit. Sehingga, secara keseluruhan jumlah personel TNI di wilayah Sampit maupun Kotim justru akan bertambah,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor menyambut positif keputusan tersebut. Ia menilai kehadiran Korem di Sampit akan memberikan dampak ganda, tidak hanya pada sektor keamanan, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya Korem di sini, aktivitas masyarakat bertambah, sinergi semakin kuat, dan pembangunan Kotim makin maju,” ungkap Halikinnor, belum lama ini.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[pr/red]










Komentar ditutup.