KUALA KURUN, Penuturnews.id – Dinas Sosial (Dinsos) Gunung Mas menekankan pentingnya memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan hidup dalam pembangunan fasilitas pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat (SR). Kepala Dinsos Gunung Mas, Jhonson Ahmad, menyampaikan hal ini, saat melaporkan kegiatan penyusunan dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) SR Kabupaten Gunung Mas.
Dimana, Forum Komunikasi Publik Penyusunan Dokumen AMDAL SR Kabupaten Gunung Mas bertujuan untuk memberikan ruang dialog antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam proses penyusunan dokumen AMDAL.
“Forum ini juga bertujuan untuk menampung saran, pendapat, serta kekhawatiran masyarakat terhadap rencana pembangunan dan menjamin prinsip transparansi dan partisipasi publik dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan,” kata Jhonson Ahmad, Rabu (15/10/2025).
Pada tahun 2025 ini, akan segera dibangun Sekolah Rakyat Permanen yang berlokasi di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, dengan rencana menerima 900 peserta didik. Saat ini, Kabupaten Gunung Mas telah membuka Sekolah Rakyat Rintisan yang berlokasi di Kota Kuala Kurun dan telah menerima 100 peserta didik.
Jhonson Ahmad, berharap bahwa forum ini dapat menghasilkan masukan yang konstruktif dan solutif, sehingga dokumen AMDAL SR yang disusun benar-benar mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan pendidikan dan kelestarian lingkungan.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wujud nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk anak-anak di Kabupaten Gunung Mas,” ujarnya.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[cp/red]








Komentar ditutup.