KUALA KURUN, Penuturnews.id – Pemkab Gunung Mas, Kalteng, mulai melaksanakan operasi pasar guna menjaga harga komoditas tertentu yang biasanya cenderung naik jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Operasi pasar ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan warga dapat membeli bahan pokok dengan harga murah. Hal itulah, Kodim 1018/Gunung Mas ikut menghadiri dan mendukung kegiatan tersebut.
Bupati Gumas Jaya S Monong, melalui Sekretaris Daerah Richard, dalam sambutannya mengatakan bahwa operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan harga komoditas tertentu di pasaran tidak melampaui standar yang telah ditetapkan.
“Operasi pasar ini juga untuk memastikan warga dapat membeli bahan pokok dengan harga murah, harga di bawah pasaran,” ungkapnya. Senin (3/11/2025).
Richard, juga menambahkan bahwa operasi pasar ini diharapkan dapat menekan inflasi, sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan baik di seluruh wilayah Gumas.
Berkaitan itu, Dandim 1018/Gunung Mas Letkol Inf Akhmad Rahmatullah melalui Danramil 04/Kurun Kapten Inf Sutaji mengatakan bahwa Kodim 1018/Gunung Mas mendukung penuh inisiatif Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam menyelenggarakan operasi pasar ini.
“Kami dari Kodim 1018/Gunung Mas mendukung penuh inisiatif Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam menyelenggarakan operasi pasar ini sebagai upaya konkret untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Operasi pasar di Kecamatan Kurun merupakan operasi pasar pertama, dan akan berlanjut ke kecamatan-kecamatan lain. Jumlah paket bahan pokok yang disediakan tergantung dengan jumlah masyarakat yang ada di kecamatan setempat. Dengan demikian, diharapkan operasi pasar ini dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[hms Kodim/red]








Komentar ditutup.