Menu ✖

Eksekutif

Kabupaten Gunung Mas Tuan Rumah Workshop Internasional, Menuju Gereja Ramah Anak

badge-check

Tamu dari luar negeri sedang mengikuti workshop di Christian Center, Selasa (11/11/2025). [Dok. Penutur] Perbesar

Tamu dari luar negeri sedang mengikuti workshop di Christian Center, Selasa (11/11/2025). [Dok. Penutur]

KUALA KURUN, Penuturnews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas menyambut baik dan penuh sukacita kehadiran para peserta dari berbagai wilayah Indonesia serta negara sahabat dari Afrika, Asia, dan Jerman dalam acara Workshop Menuju Gereja Ramah Anak yang diselenggarakan oleh United Evangelical Mission (UEM) Resort GKE Kuala Kurun.

 

 

Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari berbagai negara merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Gunung Mas, karena ini menandakan bahwa wilayah Kecamatan Kurun, kini menjadi tuan rumah pertemuan internasional gerejawi yang membawa pesan kasih, perdamaian, dan kepedulian terhadap anak-anak di seluruh dunia.

HADIR : Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong saat menghadiri kegiatan di gedung Christian Center, Selasa (11/11/2025). [Foto; Dok. Penutur]

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan panggilan iman untuk menghadirkan kasih Kristus yang nyata bagi anak-anak, agar mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih, dan menghargai martabat setiap pribadi,” ungkap Jaya S Monong,  di Gedung Christian Center Kalawa, pada Selasa (11/11/2025) malam.

 

 

Ia kembali menjelaskan, terkait Gereja yang ramah anak berarti gereja yang memberi tempat bagi anak untuk didengar, dilindungi, dan ditumbuhkan dalam nilai-nilai kebenaran serta kasih Tuhan. Kendati hal itu, Jaya juga menyadari pentingnya sinergi antara pemerintah, gereja, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun manusia seutuhnya.

 

“Kami menyambut dengan penuh sukacita kegiatan Workshop Gereja Ramah Anak ini sebagai bagian dari gerakan bersama untuk menjadikan Gunung Mas sebagai tanah yang subur bagi tumbuhnya generasi emas,” tambahnya.

 

 

Dijelaskannya, didalam pertemuan internasional, kegiatan ini dinilai memiliki makna istimewa. Dari tanah Tambun Bungai yang diberkati, diharapkan kegiatan ini menjadi berkat bagi dunia, membawa pesan kasih, perdamaian, dan perlindungan anak yang melintasi batas budaya dan bangsa.

 

Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Gunung Mas, kepala perangkat daerah, tokoh agama Kristen, camat, serta para diakon gerejawi.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di

 

[du/red]   

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polres Gunung Mas Membuka Akses Informasi Lapangan Pekerjaan, dan Kerjasama dengan Lintas Sektor

29 Okt 2026 - 07:21 WIB

Polres Gunung Mas Membuka Akses Informasi Lapangan Pekerjaan, dan Kerjasama dengan Lintas Sektor

Polres Gumas Bongkar Dua Kasus Pembakaran Lahan, Perkara Anak P21, Kasus R Masih Diusut

29 Okt 2026 - 07:09 WIB

Polres Gumas Bongkar Dua Kasus Pembakaran Lahan, Perkara Anak P21, Kasus R Masih Diusut

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

29 Okt 2026 - 03:36 WIB

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

29 Okt 2026 - 03:20 WIB

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

Tak Sekadar Patroli, Satlantas Polres Gunung Mas Berbagi dengan Sopir Truk Sambil Ingatkan Bahaya ODOL

29 Okt 2026 - 02:52 WIB

Tak Sekadar Patroli, Satlantas Polres Gunung Mas Berbagi dengan Sopir Truk Sambil Ingatkan Bahaya ODOL
Trending di Polisi