Jakarta, Penuturnews.id – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong (JSM), diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Pemeriksaan dilakukan di Polda Kalimantan Tengah pada Selasa (25/11/2025).
Beredar informasi tersebut, orang nomor satu di bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini, diperiksa oleh tim penyidik dari KPK, hingga menghebohkan Kabupaten Gunung Mas.
“Jaya Samaya Monong diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa siang, (25/11/2025).
Selain Jaya Samaya Monong, tim penyidik juga memanggil tiga orang saksi lainnya, yaitu Harry Soetrisno (HS), Kabid PTSP pada Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Agustan Saining(AS) Kepala Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Leonard S Ampung(LAS), Kepala Bappeda Pemprov Kalteng.
KPK telah melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit oleh LPEI kepada 11 debitur sejak Maret 2024, dengan total kredit yang diberikan mencapai Rp11,7 triliun. Dalam perkara ini, KPK telah menahan satu tersangka, Hendarto(HD), selaku pemilik PT Sakti Mait Jaya Langit (SMJL) dan PT Mega Alam Sejahtera (MAS), pada Agustus 2025.
Sementara itu, saat dihubungi awak media pihak keluarganya, yang enggang namanya ditulis, bahwa pihaknya tak menampik isu bahwa JSM diperiksa dan hanya sebagai saksi saja. Dan setelah diperiksa orang nomor satu di Gunung Mas ini, sekarang sudah menghadiri agenda kegiatan di Yogyakarta.
“Beliau hanya diperiksa sebagai saksi saja, dan sekarang sedang berada di Yogyakarta untuk menghadiri kegiatan pramuka,” tandas dia. [Rmol.id]
Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di ;
- WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
- TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[*]










Komentar ditutup.