Menu ✖

Legislatif

Sektor Pariwisata pada Tahun 2026, Perlu ada Peningkatan

badge-check

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto [Foto :HD] Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto [Foto :HD]

PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto menyampaikan harapannya di tahun baru 2026 terkait pengembangan potensi wisata. Ia menjelaskan, pariwisata menjadi domain yang sangat penting, karena masyarakat sangat memerlukan tempat wisata yang strategis, terjangkau, murah, dan aman.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah perlu melakukan sinergi, kepada pemerintah daerah kabupaten dan kota terkait potensi wisata, karena yang memiliki tempat wisata itu ialah kabupaten dan kota.

“Oleh sebab itu, apa yang diprogramkan oleh pemerintah kabupaten dan kota terkait pariwisata wajib didukung oleh pemerintah provinsi, baik itu sarana dan prasarana, maupun anggarannya,” ucapnya, Senin (5/1/2026).

Ia menambahkan, dengan adanya pengembangan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hal itu perlu mendapat dukungan dari pemerintah provinsi, sehingga Pokdarwis di Kalimantan Tengah yang direncanakan di kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.

“Sehingga dibawah kepemimpinan Beliau di lima tahun kedepan, yang direncanakan akan dimulai pada tahun 2026 ini, sehingga Pokdarwis yang sudah di programkan oleh pemerintah provinsi diharapkan menjadi perhatian utama,” jelasnya.

Oleh sebab itu hal tersebut perlu di sinergikan dengan pemerintah kabupaten dan kota. Sehingga Pokdarwis yang ada di Kalimantan Tengah, perlu ditingkatkan lagi dimasa yang akan datang.

“Sehingga penganggaran, pengembangan, dan lainnya terkait pariwisata bisa direncanakan untuk wilayah-wilayah di Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Selain itu juga, pariwisata juga perlu dilakukan penataan kembali, terutama di daerah pantai seperti daerah di Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Seruyan, Sukamara, dan lainnya perlu pengamanan.

Karena daerah pantai ini dengan cuaca yang tidak menentu, hal ini akan berbahaya. Sehingga untuk mencegah terjadinya korban di tempat wisata, pengamanan sangat diperlukan karena masyarakat berwisata itu untuk menikmati keindahan alamnya.

Selain itu wisata internasional yang sering dikunjungi turis luar negeri juga perlu ditingkatkan, meskipun hal itu bukan domain dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Tetapi untuk menunjang sektor pariwisara internasional seperti di wilayah Kotawaringin Barat, perlu membuat pengamanan yang ekstra.

Seperti kapal, alat angkut para turis luar negeri, sungainya perlu dilakukan pembenahan dan peningkatan dari segi keamanannya.

“Sehingga, turis luar negeri tersebut merasa nyaman dan aman berwisata di Kalimantan Tengah. Sehingga hal ini menjadi daya tarik bagi wisatawan baik itu lokal maupun luar negeri,” pungkasnya.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;

 

[HD/red]

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Polres Gunung Mas Membuka Akses Informasi Lapangan Pekerjaan, dan Kerjasama dengan Lintas Sektor

29 Okt 2026 - 07:21 WIB

Polres Gunung Mas Membuka Akses Informasi Lapangan Pekerjaan, dan Kerjasama dengan Lintas Sektor

Polres Gumas Bongkar Dua Kasus Pembakaran Lahan, Perkara Anak P21, Kasus R Masih Diusut

29 Okt 2026 - 07:09 WIB

Polres Gumas Bongkar Dua Kasus Pembakaran Lahan, Perkara Anak P21, Kasus R Masih Diusut

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

29 Okt 2026 - 03:36 WIB

Nah Lo! Tujuh Sopir Positif Narkoboy, jadinya Polres Bartim Tempuh Rehabilitasi dan Ungkap Kasus Sabu

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

29 Okt 2026 - 03:20 WIB

Kaus Kaki Hitam Jadi Tempat Simpan Ekstasi! Polisi Sita 10,5 Butir dan Uang Rp1,6 Juta di Gunung Mas

Tak Sekadar Patroli, Satlantas Polres Gunung Mas Berbagi dengan Sopir Truk Sambil Ingatkan Bahaya ODOL

29 Okt 2026 - 02:52 WIB

Tak Sekadar Patroli, Satlantas Polres Gunung Mas Berbagi dengan Sopir Truk Sambil Ingatkan Bahaya ODOL
Trending di Polisi