Menu ✖

Eksekutif

SDN-4 Tumbang Jutuh Terancam Ditutup. Guru dan Orang Tua Murid Bersatu Menolak, Apa yang Terjadi di Gunung Mas?

badge-check

Tampak SDN-4 Jakatan Raya-Tumbang Jutuh, Kecamatan Rungan, tampak sunyi  tidak ada aktifvitas belajar mengajar  adanya wacana penutupan tersebut. [FOTO : IST] Perbesar

Tampak SDN-4 Jakatan Raya-Tumbang Jutuh, Kecamatan Rungan, tampak sunyi  tidak ada aktifvitas belajar mengajar  adanya wacana penutupan tersebut. [FOTO : IST]

PALANGKA RAYA, Penuturnews.id – Wacana pengabungan atau Regrouping sekolah yang digagas Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunung Mas dan itu berdasarkan  Undangan  Nomor : 400.3/125/DISDIKPORA_4 , yang terbit pada tanggal 26 Februari 2028.

 

Hal inilah, menuai protes keras dari guru dan orang tua murid. Mirisnya diduga,  salah satu sekolah yang akan terancam ditutup yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Jakatan Raya-Tumbang Jutuh, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

 

“Kami dari pihak sekolah maupun orang tua murid tidak setuju dan tetap di SDN-4 Tumbang Jutuh, dan kalaupun tetap ditutup kami secara tegas menolak itu dilakukan,” kata Kepala SDN-4 Jakatan Raya-Tumbang Jutuh Unak, Tumbang Jutuh, sambil mengusap air matanya, pada Sabtu (28/2/2026).

 

Unak menjelaskan, bahwa sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1985 sudah 40 tahun lalu, ini sangat penting bagi masyarakat sekitar. Jika digabungkan, guru-guru yang mengajar di SDN-4 Tumbang Jutuh tidak memiliki tempat lagi tempat mereka mengajar.

 

“Kalau digabungkan otomatis guru-guru yang mengajar disini tidak ada tempat mereka mengajar lagi, dan kalaupun ada itu jauh sekali, sehingga alasan inilah kami tetap pertahankan hak sekolah ini dan menolak dilakukan penutupan,” tegasnya.

 

Senada Orang tua murid, Joni, juga menolak wacana penutupan sekolah. “Kepada dinas yang terkait, dengan adanya wacana penutupan itu kami menolak pak. Kami sebagai orang tua berharap agar sekolah ini tetap seperti biasa dan tidak ada lagi penutupan ataupun pengabungan,” katanya.

 

Sampai berita ini diturunkan, berbagai upaya tim dari media ini untuk menghubungi Kepala Disdikpora Gunung Mas, Aprianto, untuk meminta klarifikasi terkait wacana penutupan sekolah ini tidak membuahkan hasil, bahkan nomor telepon yang biasanya untuk menghubunginyapun diblokir.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;

 

[PKY/red]

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

25 Okt 2026 - 02:12 WIB

Minggu Kasih Satlantas Polres Gunung Mas, Berbagi Kebaikan Sambil Jaga Keamanan Jalan

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

24 Okt 2026 - 02:33 WIB

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga
Trending di Kabupaten Gunung Mas