Menu ✖

Eksekutif

Pemkab Gunung Mas Siapkan Tim Terpadu, Tertibkan Peti dan Amankan Fasilitas Umum

badge-check

Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong SE, M.Si dan dihadiri oleh Forkopimda, termasuk Kajari Nugroho Wisnu Pujoyono SH, M.H, Sekda Richard FL, ST, M.A.P, perwakilan Polres, perwakilan Binda, dan sejumlah Kepala OPD setempat, saat rapat di kantor Bupati setempat, pada Selasa (7/4/2026).[Dok Penutur] Perbesar

Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong SE, M.Si dan dihadiri oleh Forkopimda, termasuk Kajari Nugroho Wisnu Pujoyono SH, M.H, Sekda Richard FL, ST, M.A.P, perwakilan Polres, perwakilan Binda, dan sejumlah Kepala OPD setempat, saat rapat di kantor Bupati setempat, pada Selasa (7/4/2026).[Dok Penutur]

PENUTURNEWS.ID  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas menggelar rapat pembentukan tim terpadu untuk penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin (Peti), akhir-akhir ini cukup marak dan dekat fasilitas umum seperti jalan, jembatan hingga perkantoran di Kota Kuala Kurun. Sedangkan, rapat itu dilaksanakan di aula Kantor Bupati Gunung Mas, pada Selasa (7/4/2026).

 

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Semaya Monong SE. M.Si, dan dihadiri oleh Forkopimda, termasuk Kajari Nugroho Wisnu Pujoyono SH. M.H, Sekda Richard FL ST, M.A.P perwakilan Polres, perwakilan Binda, dan sejumlah Kepala OPD setempat.

 

“Kita pada hari ini rapat pertama pembahasan pembentukan tim terpadu, kedua menentukan langkah-langkah selanjutnya, siapa saja yang masuk dalam tim ini, kemudian pembuatan SK tim dan kapan dilakukan rapat selanjutnya untuk ke lapangan,” kata Bupati Jaya S. Monong.

 

Jaya menjelaskan, bahwa tujuan pembentukan tim ini adalah untuk mengamankan fasilitas umum, jalan, jembatan, hingga perkantoran. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak provinsi Kalteng dan pusat untuk menetapkan wilayah pertambangan rakyat (WPR) dan menerbitkan Izin WPR.

 

“Dari itu, kita atur waktu saja yang jelas sehingga segera membentuk tim itu dan akan ditandatangani, termasuk kepala desa yang ada di Kabupaten Gunung Mas, dan saya berharap senin depan sudah ada SK timnya di meja saya,” tambah Jaya.

 

Bupati juga mengingatkan, bahwa 90 persen penduduk Kabupaten Gunung Mas bekerja di sektor pertambangan emas, sehingga perlu keputusan yang tepat untuk mengatur masyarakat dan pertambangan dengan mengedepankan humanis.

Saran kita, ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di;

 

 

[Gms/red]

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

26 Okt 2026 - 03:54 WIB

Menkes Pakai Oksigen di Palangka Raya, Publik Menanti Jawaban: Mana Aksi Nyata Kemenkes untuk Korban Asap Karhutla?

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

24 Okt 2026 - 02:33 WIB

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa

23 Okt 2026 - 06:41 WIB

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa
Trending di Eksekutif