PENUTURNEWS.ID – Dalam rangka memperbarui data produktivitas padi ladang pada Musim Tanam Oktober–Maret (MT OTMAR) Tahun 2025–2026, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Gunung Mas melaksanakan kegiatan ubinan swakarsa di sejumlah kecamatan.
Kepala Dinas Pertanian Gunung Mas, Aryantoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di beberapa wilayah, antara lain Kecamatan Manuhing Raya di Desa Tumbang Mantuhe, Rungan Barat di Desa Mangkawuk, Rungan di Desa Tumbang Bunut dan Desa Tumbang Malahoi.
Kemudian, ujarnya, di Kecamatan Tewah berada di Desa Rangan Mihing, Damang Batu di Desa Tumbang Maraya dan Desa Tumbang Posu, Mihing Raya di Desa Rangan Tate dan Desa Tumbang Empas, serta Sepang di Desa Rabauh, Desa Tanjung Karitak, dan Desa Tewai Baru.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ubinan swakarsa dilakukan oleh petani bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dengan pendampingan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pertanian. Menurutnya, ubinan swakarsa merupakan metode pengukuran hasil panen yang dilakukan secara mandiri oleh petani guna mengetahui tingkat produktivitas padi ladang di masing-masing lokasi.
“Berdasarkan hasil ubinan, rata-rata produktivitas padi ladang dengan Gabah Kering Panen (GKP) berkisar antara 1 hingga 2 ton per hektare,” ujar Aryantoni.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data aktual produktivitas padi ladang yang akan digunakan sebagai dasar perencanaan program pertanian, evaluasi hasil produksi, serta pengambilan kebijakan di sektor pertanian.
Aryantoni menambahkan, data yang dihasilkan melalui metode ini dinilai lebih akurat karena mencerminkan kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, data tersebut diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan produksi padi ladang sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Gunung Mas.
“Data yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan, sehingga bisa menjadi dasar yang kuat dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani,” pungkasnya.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Distan/red]









Komentar ditutup.