Menu ✖

Kabupaten Gunung Mas

“Nikah Muda Bukan Solusi” — Dewan Gunung Mas Dorong Edukasi Pelajar Cegah Stunting

badge-check

[Dok Penuturnews.id] Perbesar

[Dok Penuturnews.id]

PENUTURNEWS.ID – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Sahriah, menegaskan pentingnya edukasi kepada para pelajar terkait bahaya pernikahan dini dan risiko stunting. Menurutnya, generasi muda harus diberikan pemahaman sejak dini agar tidak terburu-buru mengambil keputusan yang dapat memengaruhi masa depan mereka.

Hal tersebut dikatakan, Sahriah saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Minggu (10/5/2026). Ia mengaku mendukung penuh kegiatan sosialisasi di sekolah-sekolah terkait pencegahan pernikahan usia anak yang selama ini mulai digencarkan di Kabupaten Gunung Mas.

“Saya sangat mendukung sosialisasi kepada pelajar mengenai bahaya pernikahan dini. Jangan sampai masa depan anak-anak hancur hanya karena menikah di usia yang belum siap,” ujarnya.

Menurut Sahriah, pernikahan di usia muda bukan hanya berdampak pada pendidikan yang terputus, tetapi juga dapat memicu persoalan ekonomi, kesehatan, hingga meningkatnya risiko stunting pada anak. Karena itu, ia menilai para pelajar perlu didorong untuk lebih fokus menyelesaikan pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

Ia mengatakan, kesiapan mental, fisik, dan ekonomi menjadi hal yang sangat penting sebelum seseorang memutuskan untuk menikah. Tanpa kesiapan tersebut, pasangan muda dinilai akan kesulitan menghadapi tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga.

“Kalau belum siap secara mental dan ekonomi, tentu akan berat menjalani kehidupan berkeluarga. Dampaknya bukan hanya dirasakan pasangan, tetapi juga anak-anak mereka nantinya,” katanya.

Sahriah juga menyoroti pentingnya peran sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman kepada remaja mengenai perencanaan masa depan dan kesehatan reproduksi. Menurutnya, edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menjadi langkah efektif untuk menekan angka pernikahan usia anak di Kabupaten Gunung Mas.

Selain itu, ia menilai pencegahan pernikahan dini juga berkaitan erat dengan upaya menurunkan angka stunting. Dengan menikah pada usia yang matang dan memiliki kesiapan ekonomi yang baik, kebutuhan gizi, kesehatan, dan pola asuh anak dinilai lebih mudah terpenuhi secara optimal.

“Generasi muda harus punya mimpi besar dan masa depan yang baik. Pendidikan jangan sampai terhenti karena keputusan yang diambil terlalu cepat,” tutupnya.

Saran Kami :

Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h

Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1

 

[Klk/red] 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

28 Okt 2026 - 09:15 WIB

Jaya S. Monong : Jabatan Kades Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Melayani Rakyat

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

28 Okt 2026 - 02:02 WIB

Sebelum Tertibkan Warga, Satlantas Polres Gunung Mas Periksa Disiplin Internal Anggota

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

24 Okt 2026 - 02:33 WIB

Jumat Keliling di Kuala Kurun, Polres Gunung Mas Buka Ruang Aduan Warga

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa

23 Okt 2026 - 06:41 WIB

Kejar Target Desa Sehat, Camat Kahut Wano Siapkan Tim Kecamatan Turun Langsung ke Desa

Sisir Karaoke di Pilang Munduk, Polres Gunung Mas Tes Urine Enam Pengunjung

23 Okt 2026 - 06:29 WIB

Sisir Karaoke di Pilang Munduk, Polres Gunung Mas Tes Urine Enam Pengunjung
Trending di Kabupaten Gunung Mas