PENUTURNEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 juta hingga Rp500 juta untuk pembangunan jalur berbagi ruang di sejumlah ruas jalan Kota Palangka Raya. Namun, keberadaan jalur yang dicat di sisi kiri jalan itu masih membuat banyak masyarakat kebingungan terkait fungsi dan penggunaannya.
Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, mengakui masih banyak warga yang belum memahami tujuan pembangunan jalur tersebut karena pengerjaan dan penandaan belum sepenuhnya selesai.
“Memang masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya terkait jalur yang dicat di sebelah kiri jalan itu, karena memang masih proses,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Juni menjelaskan, jalur berbagi ruang itu nantinya diperuntukkan bagi pejalan kaki, pelari, pesepeda, hingga pengguna sepeda listrik. Pemerintah juga akan menambahkan berbagai penanda seperti gambar sepeda dan jalur jogging agar masyarakat lebih mudah memahami fungsi fasilitas tersebut.
“Nanti akan dibuat gambar sepeda, jalur jogging, dan penanda lainnya. Artinya itu jalan untuk semua,” katanya.
Menurutnya, pembangunan jalur dilakukan di ruas jalan yang memiliki lebar memadai sehingga keberadaan ruang bersama itu tidak mengganggu arus kendaraan.
Ia juga menegaskan bahwa jalur tersebut tidak boleh digunakan sebagai area parkir karena dapat membahayakan pengguna jalan lain.
“Tidak boleh parkir di jalan,” tegasnya.
Sementara itu, anggaran pengecatan jalur berasal dari dana pemeliharaan masing-masing ruas jalan dengan nominal yang berbeda-beda, tergantung kondisi lapangan dan kebutuhan pengerjaan.
“Ada yang Rp500 juta, ada yang Rp100 juta, jadi tergantung masing-masing ruas jalan,” jelas Juni.
Pemprov Kalteng berencana terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat seiring penyelesaian proyek agar fungsi jalur berbagi ruang dapat dipahami dan dimanfaatkan secara maksimal.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok : https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Mgf/red]









Komentar ditutup.