PENUTURNEWS.ID – Siapa bilang tugas polisi hanya menjaga keamanan dan ketertiban? Di Kabupaten Gunung Mas, jajaran Polres setempat juga ikut “turun gunung” mendukung ketahanan pangan nasional. Kali ini, dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan kelompok tani binaan yang berhasil memanen puluhan karung jagung dari lahan produktif yang mereka kelola bersama.
Pemandangan penuh semangat terlihat pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, saat puluhan karung jagung hasil panen dipindahkan secara gotong royong menuju lokasi pengolahan pascapanen. Sebanyak 29 karung jagung tongkol diangkut untuk menjalani tahapan berikutnya sebelum akhirnya siap dipasarkan.
Jagung tersebut merupakan hasil panen dari lahan seluas kurang lebih satu hektare yang dikelola oleh kelompok tani binaan Polres Gunung Mas bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas. Keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat mampu menghasilkan manfaat nyata bagi ketahanan pangan daerah.
Namun perjalanan jagung dari ladang ke meja makan masyarakat tidak berhenti setelah dipanen. Masih ada proses penting yang harus dilalui agar kualitas hasil panen tetap terjaga dan memiliki nilai jual yang maksimal.
Tahap pertama yang dilakukan adalah penjemuran tongkol jagung hingga mencapai tingkat kekeringan yang ideal. Proses ini sangat penting untuk menjaga kualitas biji jagung sekaligus menghindari kerusakan selama penyimpanan.
Setelah benar-benar kering, jagung akan memasuki tahap pemipilan atau pemisahan biji dari tongkolnya. Seluruh proses tersebut dilakukan secara hati-hati agar menghasilkan jagung berkualitas yang siap didistribusikan ke pasar maupun gudang penyimpanan pangan.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Gunung Mas, Kompol Marolop Purba, S.H., hadir langsung memantau jalannya kegiatan. Kehadirannya mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Menurut Kompol Marolop, keberhasilan panen tersebut tidak lepas dari kerja keras dan ketekunan para petani yang selama ini mengelola lahan secara serius dan berkelanjutan.
“Pemindahan dan pengolahan 29 karung jagung ini menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara Polres Gunung Mas, Dinas Pertanian, dan kelompok tani binaan. Kami sangat mengapresiasi semangat para petani yang telah bekerja keras hingga menghasilkan panen yang membanggakan,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Ia menambahkan, seluruh tahapan pascapanen harus dilakukan sesuai standar agar hasil yang diperoleh memiliki kualitas terbaik dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.
“Hari ini fokus kami pada proses penjemuran. Setelah kadar airnya sesuai standar, jagung akan dipipil dan selanjutnya dipersiapkan untuk didistribusikan ke Gudang Bulog Kuala Kurun,” jelasnya.
Program pembinaan pertanian yang dijalankan Polres Gunung Mas ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung semata. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian petani, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi, langkah sederhana memindahkan 29 karung jagung ini mungkin terlihat biasa. Namun di balik setiap karung yang diangkut, tersimpan harapan besar tentang swasembada pangan, kesejahteraan petani, dan semangat gotong royong yang terus tumbuh di Kabupaten Gunung Mas.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Humas/red]










Komentar ditutup.