PENUTURNEWS.ID – Dinginnya udara dini hari tak menyurutkan semangat masyarakat Kabupaten Gunung Mas. Sejak pukul 02.00 WIB, ratusan warga memadati Taman Kota Kuala Kurun untuk menyaksikan laga puncak Final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Argentina VS Spanyol, Senin (20/7/2026).
Bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola terbesar di dunia, kegiatan nonton bareng (nobar) itu berubah menjadi panggung kebersamaan antara pemerintah daerah, Forkopimda, TNI, Polri, dan masyarakat. Sekitar 400 warga larut dalam atmosfer penuh antusias, sorak-sorai, dan semangat sportivitas yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, S.E., M.Si., Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., Dandim 1018/GMS Letkol Arm Danang Wahyu Utomo, S.Sos., Kajari Kuala Kurun Nugroho Wisnu Pujoyono, S.H., M.H., Korwil BINDA Kabupaten Gunung Mas Uge Nathan, jajaran kepala OPD, hingga tokoh masyarakat.
Kehadiran para pimpinan daerah di tengah masyarakat bukan sekadar memenuhi agenda seremonial. Mereka membaur tanpa sekat, duduk berdampingan dengan warga, menikmati setiap menit pertandingan sebagai simbol bahwa kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam membangun daerah yang aman, harmonis, dan kondusif.
Dalam sambutannya, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat mengikuti nobar Final Piala Dunia FIFA 2026. Ia mengajak seluruh warga menjadikan olahraga sebagai media mempererat persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Gunung Mas, Kodim 1018/GMS, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
Gemuruh sorak penonton semakin terasa ketika pertandingan berlangsung. Setiap peluang dan gol disambut riuh tepuk tangan yang menggema di kawasan Taman Kota Kuala Kurun. Usai pertandingan, suasana semakin meriah dengan pengundian doorprize yang disambut antusias oleh masyarakat.
Di balik kemeriahan tersebut, personel Polres Gunung Mas bersama unsur pengamanan lainnya tetap siaga mengawal jalannya kegiatan. Pengamanan dilakukan secara humanis sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan rasa aman dan nyaman hingga selesai.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi menegaskan bahwa kegiatan nonton bareng bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
“Kami ingin Polri hadir bukan hanya ketika ada persoalan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Sepak bola memiliki kekuatan menyatukan semua kalangan. Momentum ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Kabupaten Gunung Mas tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Kapolres.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 04.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa ruang publik seperti Taman Kota Kuala Kurun tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat lahirnya semangat persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi.
Nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 ini menjadi pesan kuat bahwa sepak bola bukan sekadar pertandingan 90 menit. Di Kabupaten Gunung Mas, olahraga menjadi perekat kebersamaan, memperkuat sinergi Forkopimda dengan masyarakat, sekaligus membangun kepercayaan bahwa menjaga keamanan dan membangun daerah merupakan tanggung jawab bersama.
Saran Kami :
Ikuti juga saluran kami Penuturnews.id di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Vb2eyrrL2AU50qx4Oe3h
Ikuti Kami di TikTok :
https://www.tiktok.com/@penuturnews.id?_t=ZS-8vbKXyGjUsT&_r=1
[Hms/Red]










Komentar ditutup.